Uncategorized
Beranda » Berita » OJK NTT Gelar Kegiatan KOMODO, Diskusi Santai Tentang Program Kerja dan Perkembangan Sektor Jasa Keuangan Bersama Awak Media

OJK NTT Gelar Kegiatan KOMODO, Diskusi Santai Tentang Program Kerja dan Perkembangan Sektor Jasa Keuangan Bersama Awak Media

Kepala OJK Provinsi NTT, Yan Jimmy Hendrik Simarmata saat diwawancarai wartawan

TEROPONGNTT, KUPANG – Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (OJK NTT) menggelar kegiatan KOMODO (Koordinasi Media dan OJK) Triwulan III Tahun 2026. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk Diskusi Santai bersama Awak Media dalam rangka meningkatkan efektivitas komunikasi serta memperkuat sinergi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan media massa di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan KOMODO (Koordinasi Media dan OJK) Triwulan III Tahun 2026 digelar di Resto MyKopi O Kupang pada Jumat 10 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti 20 wartawan ini dipimpin langsung oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (OJK NTT), Yan Jimmy Hendrik Simarmata.

Pada kegiatan ini, Kepala OJK Provinsi NTT Yan Jimmy Hendrik Simarmata, juga didampingi Bambang Purwogandi selaku Asisten Direktur Senior Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, dan Polantoro selaku Asisten Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen, dan LMS OJK Provinsi NTT, serta beberapa jajaran OJK Provinsi NTT.

Kepada wartawan pada diskusi santai ini, Kepala OJK Provinsi NTT, Yan Jimmy Hendrik Simarmata penyampaian informasi mengenai perkembangan sektor jasa keuangan, program kerja OJK Provinsi NTT, serta pentingnya penguatan peran media sebagai mitra strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi OJK.

Menurut Yan Jimmy Hendrik Simarmata, ekonomi Provinsi NTT tumbuh sebesar 5,32 persen (y-on-y) pada Triwulan I tahun 2026, tetapi mengalami kontraksi -4,97 persen (q-to-q) dibanding Triwulan IV tahun 2025. Secara spasial, pertumbuhan ekonomi tertinggi berada di wilayah Bali dan Nusa Tenggarat (NTB dan NTT).

YBM PLN UIP Nusa Tenggara dan Indonesia Power Service Lanjutkan Penyaluran Bantuan Gempa Flores di Manggarai

Sementara terkait perkembangan perbankan di Provinsi NTT, Yan Jimmy Hendrik Simarmata mengatakan, Asset Perbankan di Provinsi NTT tetap menunjukan kinerja yang solid hingga Mei 2026 dengan pertumbuhan Rp4.432 miliar (8,35 persen) secara y-on-y hingga mencapai Rp57.503 milian.

Penyaluran kredit di Provinsi NTT menunjukan trend yang tetap terjaga hingga Mei 2026 dengan pencapaian dan pertumbuhan Rp1.499 miliar (3,17 persen) hingga mencapai Rp47.563 miliar. Sementara penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) di Provinsi NTT menunjukan penguatan signifikan hingga Mei 2026, dengan pencapaian pertumbuhan sebesar Rp4.722 miliar (12,70 persen) secara y-on-y hingga mencapai Rp41.891 miliar.

Pada kesempatan ini, Yan Jimmy Hendrik Simarmata juga menjelaskan berbagai hal terkait program kerja OJK Provinsi NTT termasuk mengenai peningkatan literasi keuangan di Provinsi NTT, pembentukan TPAKD di semua kabupaten, dan perkembangan kinerja SIPASTI (Sistem Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal), serta perhatian OJK Provinsi NTT dalam mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemngembangan budidaya rumput laut di wilayah NTT.

Dalam kesempatan ini, para wartawan juga mengajukan sejumlah pertanyaan untuk memperjelas pemahaman terkait penyampaian Kepala OJK Provinsi NTT Yan Jimmy Hendrik Simarmata. Termasuk terkait perkembangan sektor perbankan di Provinsi NTT khsusunya Bank Perekonomian Rakyat (BPR) yakni mengenai modal inti dan asset BPR.

Kegiatan KOMODO (Koordinasi Media dan OJK) Triwulan III Tahun 2026 yang dipadukan dengan acara makan malam bersama ini kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama.

Festival Budaya Kelurahan Oesapa Digelar Meriah di Pantai Warna, Ratusan Warga Ikut Tarian Bonet Massal dan Tarian Bosan Hala

(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement