Ekonomi
Beranda » Berita » Pascagempa Magnitudo 7,7 Flores, Keandalan PLTP Ulumbu Tetap Terjaga

Pascagempa Magnitudo 7,7 Flores, Keandalan PLTP Ulumbu Tetap Terjaga

Manager Unit Pelaksana Proyek (MUPP) Nusra 2, Avianda Edwin Fachruddin (paling kiri), melakukan inspeksi lapangan untuk memastikan kondisi area pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5 berkapasitas 20 MW tetap aman pascagempa yang mengguncang wilayah Flores.

TEROPONGNTT, RUTENG — PT PLN (Persero) memastikan keandalan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, tetap terjaga pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026.

Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) Ulumbu, Roya Ginting, menjelaskan bahwa setelah gempa terjadi, PLN segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas PLTP Ulumbu eksisting berkapasitas 10 MW. Hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas utama meliputi turbin, generator, separator, condenser, dan cooling tower dalam kondisi aman.

“Pemeriksaan kami lakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel, terlebih gempa susulan masih terjadi. Fasilitas utama pembangkit dalam kondisi aman, sementara kerusakan yang ditemukan bersifat minor dan berada pada sejumlah fasilitas pendukung,” ujar Roya.

Kerusakan minor tersebut antara lain berupa retakan pada plesteran dinding Gedung 20 kV dan dinding pagar serta kerusakan pada fasilitas penerangan. Tidak terdapat korban jiwa akibat kejadian tersebut.

Sementara itu, Manager Unit Pelaksana Proyek (MUPP) Nusra 2, Avianda Edwin Fachruddin, memastikan pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5 berkapasitas 20 MW tidak mengalami kerusakan akibat gempa. Pekerjaan di lapangan tetap berjalan, termasuk penyelesaian direksi kit dan pembentukan badan jalan.

BBPP Kupang Gelar Forum Konsultasi Publik Standar Layanan dan Penderasan Informasi Publik, Roby Darmawan: Untuk Pelayanan Yang Lebih Baik

“Pekerjaan pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5 tetap berjalan. Pemantauan kondisi lapangan terus kami lakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan, terutama di tengah rangkaian gempa susulan,” kata Avianda.

Gempa juga sempat menyebabkan longsor pada beberapa titik jalur Ruteng–Ulumbu. Untuk menjaga mobilisasi personel, khususnya operator, akses sementara dialihkan melalui jalur Cancar–Ulumbu. Penanganan titik longsor dilakukan dengan dukungan alat berat Pemerintah Daerah.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (PLN UIP Nusra), RDW Manurung, mengatakan kondisi fasilitas utama PLTP Ulumbu yang tetap aman serta keberlanjutan pekerjaan pengembangan menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan infrastruktur ketenagalistrikan sekaligus mendukung pemanfaatan energi panas bumi di Flores.

“Keandalan PLTP Ulumbu eksisting dan keberlanjutan pengembangan tambahan 20 MW menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem kelistrikan Flores berbasis energi bersih. PLN terus memastikan setiap fasilitas dan tahapan pekerjaan dikelola dengan mengedepankan keselamatan serta keandalan,” tutup Manurung.

Narahubung:
Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara
Bruly Victor Tarigan
(0370) 621732

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement