Daerah
Beranda » Berita » Klarifikasi Tuduhan Perselingkuhan : Lady Amatae Ceritakan Kronologis Penganiayaan Yang Dialami Dirinya dan Ricky Therik

Klarifikasi Tuduhan Perselingkuhan : Lady Amatae Ceritakan Kronologis Penganiayaan Yang Dialami Dirinya dan Ricky Therik

Ledy Amate (tengah) dan ayaknya Fredy Amatae (kiri)

TEOPONGNTT, KUPANG – Ledy Dafriati Amatae atau lebih dikenal dengan sapaan Ledy Amatae (Plt Lurah Fontein) membatah tuduhan dirinya berselingkuh dengan Richardson Zacharias Therik alias Ricky Therik (Lurah Tode Kisar). Ledy Amatae juga menyebut, tindakan penganiayaan terhadap dirinya dan Ricky Therik yang dilakukan oleh orang-orang yang diduga suruhan suaminya, adalah perbuatan main hakim sendiri.

Karena itu, kata Ledy Amatae, kasus penganiayaan terhadap dirinya dan Ricky Therik tersebut sudah ia laporkan ke pihak kepolisian di kantor SPKT Polda NTT untuk diproses secara hukum. Tercatat dengan Laporan Polisi Nomor. LP/B/122/IV/2026/SPKT/Polda Nusa Tenggara Timur tanggal 03 April 2026 pukul 04.41 WITA.

Hal ini dikatakan Ledy Dafriati Amatae atau Ledy Amate (Plt Lurah Fontein) dalam keterangan kepada para wartawan di kediamannya yang beralamat di Jl. Ukitau RT/RW 002/013 Kelurahan Oebobo, Kota Kupang pada, Minggu 5 April 2026. Saat menjelaskan hal ini, Ledy Amate didampingi ayahnya, Fredy Amate.

Diceritakan Ledy Amate, peristiwa penganiayaan berawal ketika dirinya pulang dari suatu kegiatan untuk kembali ke rumahnya menggunakan mobil. Saat sampai di pertigaan bilangan Jalan Taebenu Naimata, ia berpapasan dengan Richardson Zacharias Therik alias Ricky Therik (Lurah Tode Kisar) yang baru pulang dari suatu acara pesta. Lalu Ricky Therik menawarkan membeli mie ayam untuknya.

Selanjutnya, Ledy Amatae terus melaju menuju rumahnya dan beberapa saat kemudian Ricky Therik pun tiba di rumahnya untuk mengantar mie ayam. Waktu itu sekira pukul 11.30 wita. Ketika Ledy Amatae membuka pintu dan mempersilahkan Ricky Therik untuk pergi setelah membawanya mie ayam, datanglah saudara ipar suaminya bersama keluarga yang lain, lalu memukuli Ledy Amatae dan Ricky Therik.

Polemik Dugaan Asusila di Bijaepunu, Tokoh Warga Serukan Jaga Keamanan

Akibat penganiayaan itu, Ledy Amatae mengalami luka robek pada pelipis sebelah kiri, memar pada hidung, memar pada mata sebelah kiri, luka robek di kepala bagian belakang serta luka robek di jari telunjuk kiri. Fredy Amatae, ayah dari Ledy Amatae yang tinggal berdekatan dengan mereka, datang setelah mendengar keributan, namun saat sampai di rumah tersebut, putrinya yang Adalah Plt Lurah Fontein dan Ricky Therik sudah bersimbah darah.

Sebagai ayah, Ricky Therik bersama keluarga kemudian membawa Ledy Amate dan Ricky Therik ke Rumah Sakit untuk diobati. Saat kejadian itu, putri Perempuan dari Ledy Amatae sedang berada di kamar tidur.

“Kami tidak melakukan perselingkuhan. Saya dan Pak Ricky Therik masih punya hubungan keluarga. Kami juga bukan di kamar tetapi di ruang tengah dan pak Ricky Therik pun masih mengenakan helm dan berpakaian rapi. Hanya beberapa saat saja, lalu saya persilahkan untuk pergi. Tapi begitu buka pintu untuk keluar melalui garasi, langsung mendapat penganiayaan,” kata Ledy Amatea.

Menurut Ledy Amatea, tindakan penganiataan ini merupakan perbuatan main hakim sendiri. Seharusnya ditanya baik-baik, bila perlu panggil RT/RW juga untuk mendengar penjelasan kami, tidak boleh langsung melakukan penganiayaan. Karena itulah kasus ini dilaporkan ke pihak kepolisian untuk diproses hukum.

Selain itu, kata Ledy Amate, dirinya dan suaminya yang bernama Bayuastica Bosu memang selama ini tinggal terpisah. Sejak setahun terakhir, ia dan putri mereka tinggal di rumah tersebut, sementara suaminya tinggal di Lasiana bersama orang tua suaminya.

Ketua FKUB TTS Ajak Masyarakat Jaga Keamanan, Tolak Hoaks, dan Perkuat Persaudaraan

Setelah kejadian ini, kata Ledy Amate, ia akan mengajukan gugatan cerai dengan suaminya itu. Bukan saja karena kasus penganiayaan, karena selama ini suaminya memang sudah sering mendesak agar mereka bercerai.

Sementara Fredy Amatae, ayah dari Ledy Amatae, mengatakan dirinya dan seluruh keluarga menyetujui putri mereka segera mengurus perceraian dengan suaminya itu. Karena lebih baik berpisah saja dari pada hidup tidak rukun dan bahagia.

Untuk diketahui, ramai diberitakan berbagai media massa dan di media sosial, kalau Lurah Tode Kisar Richardson Zacharias Therik alias Ricky Therik bersama Plt Lurah Fontein, Lady Amatae babak belur dihajar warga karena kedapatan sedang berduaan di rumah milik Lady Amatae yang berlokasi di Kelurahan Liliba Kota Kupang pada Jumat 3 April 2026. Pemberitaan ini memaksa Ledy Amate dan keluarga untuk memberi klarifikasi sehingga ada pemahaman yang benar tentang kejadian atau peristiwa sebenarnya.

(*)

Ketua PMKRI Kefamenanu: Jangan Terprovokasi Hoaks, Serahkan Kasus dr. Icha kepada Polda NTT

Komentar

  1. Pemerhati berkata:

    Bapa Ricky ju perhatian telalu lebe-lebe na

    mie ayam ni buat o

    tapi itu orang dong yang maen pukul tanpa klarifikasi tu, tanya do, ada hak apa ko dong pukul sembarang begitu ??? lapor polisi paling pas sudah, biar ada efek jera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement