Pariwisata
Beranda » Berita » Festival Budaya Kelurahan Fatubesi Bikin Heboh Kawasan Pasar Oeba, Diawali Parade Budaya Dilanjutkan Panggung Seni dan Hiburan

Festival Budaya Kelurahan Fatubesi Bikin Heboh Kawasan Pasar Oeba, Diawali Parade Budaya Dilanjutkan Panggung Seni dan Hiburan

Festival Budaya Multi Etnis Kelurahan Fatubesi

TEROPONGNTT, KUPANG – Kawasan Pasar Oeba Kota Kupang dibuat heboh dengan pelaksanaan Festival Budaya Kelurahan Fatubesi pada Rabu sore hingga malam, 12 Agustus 2026. Pasalnya, Festival Budaya Multi Etnis Kelurahan Fatubesi diawali dengan Parade Budaya dengan rute peserta melintasi sejumlah jalan di dalam kompleks Pasar Oeba.

Para peserta parade budaya merupakan perwakilan dari berbagai RT/RW dan sekolah serta Lembaga lainnya yang berada di dalam wilayah Kelurahan Fatubesi. Para peserta parade mengenakan pakaian adat dari berbagai etnis melaksanakan parade sambil memegang bendera kecil dan rambu-rambu HUT Ke-81 Kemerdekaan RI.

Parade budaya yang yang dimulai dari depan Kantor Kelurahan Fatubesi, kembali berakhir atau finish di lokasi yang sama yakni halaman Kantor Kelurahan Fatubesi, yang juga berada dalam Kawasan Pasar Oeba. Karena, Pasar Oeba memang berada dalam wilayah Kelurahan Fatubesi dan kegiatan Festival Budaya Multi Etnis Kelurahan Fatubesi digelar di halaman kantor kelurahan tersebut.

Selesai Parade Budaya dilanjutkan dengan acara pembukaan serta Panggung Seni dan Hiburan yang menampilkan berbagai tarian dan paduan suara ladu daerah serta pembacaan puisi dan lainnya. Sementara berbagai lomba tarian, Paduan suara dan fashion show pakaian daerah akan digelar pada hari kedua dan ketiga pelaksanaan Festival Budaya.

Festival Budaya Kelurahan Fatubesi dibuka Asisten III Setda Kota Kupang, Hengky Malelak mewakili Wali Kota Kupang, dr Christian Widodo. Festival budaya ini mengusung tema “Satu Panggung Sejuta Cerita, Fatubesi Merayakan Indonesia”. Pegelaran festival budaya ini dihadiri sejumlah pejabat termasuk Camat Kota Lama dan diikuti ratusan peserta serta ditonon banyak warga terutama para pedagang pasar.

Festival Budaya Kelurahan Penfui Digelar Meriah, Kehadiran Wali Kota Kupang Disambut dengan Sapaan Adat Rote dan Tarian Taebenu

Sejumlah tarian yang ditampilkan pada pada acara pembukaan dan Panggung Hiburan di malam pertama pegelaran Festival Budaya Kelurahan Fatubesi ini. Bukan Cuma tarian adat dari etnis Nusa Tenggara Timur (NTT), tetapi juga dari budaya luar NTT seperti Tarian Bali yang dibawakan anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) Saraswati Pura Oebanantha Kupang.

Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten III Setda Kota Kupang, Hengky Malelak, menyampaikan selamat kepada masyarakat dan pemerintah Kelurahan Fatubesi atas terselenggaranya Festival Budaya di kelurahan tersebut.

 Wakil Kota mengatakan, Kota Kupang adalah ruang bersama bagi semua orang yang tinggal di wilayah ini,yang tentunya berasal dari berbagai suku dan agama . Keberagaman yang dimiliki, kata Wali Kota, merupakan kekuatan yang mempersatukan, jangan dipandang sebagai perbedaan yang memisahkan.  

“Budaya bukan hanya sebatas pada seni budaya, tarian, lagu, kuliner dan busana, tetapi bagaimana kita menghargai diri kita serta memelihara dan memanfaatkan kekayaan budaya yang dimiliki untuk kehidupan yang lebih baik,” kata Wali Kota Kupang.

Pegelaran Festival Budaya di tingkat kelurahan, kata Wali Kota, hendaknya menjadi momentum untuk mempererat semangat persaudaraan dan rasa kebersamaan dalam keberagaman. Karena Kota Kupang Adalah miniatur Nusa Tenggara Timur (NTT) serta menjadi miniature bangsa Indonesia.

Festival Budaya Kelurahan Oesapa Digelar Meriah di Pantai Warna, Ratusan Warga Ikut Tarian Bonet Massal dan Tarian Bosan Hala

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo juga mengajak seluruh masyarakat Kota Kupang, terutama masyarakat Kelurahan Fatubesi untuk terus menjaga dan merawat budaya dan semangat kebersamaan, serta melestarikan budaya yang dimiliki. Karana kekayaan budaya merupakan warisan leluhur yang harus terus dijaga dan dipelihara untuk anak cucu.

Sementara dalam laporannya, Ketua Panitia Festival Budaya Kelurahan Fatubesi, Habel Magelomi mengatakan, Festival Budaya Kelurahan Fatubesi akan digelar selama tiga hari hingga Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan festival ini, selain digelar dalam rangka mempromosikan dan melestarikan budaya Nusa Tenggara Timur (NTT), juga digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), 17 Agustus 2026.

Karena itu, kata Habel Magelomi, pegelaran Festival Budaya Kelurahan Fatubesi akan diisi dengan sejumlah kegiatan seperti malam hiburan dan pentas seni budaya serta lomba-lomba termasuk lomba tarian adat dan Paduan suara lagu daerah serta fashion show busana adat. Dihaparkan kegiatan festival budaya berlangsung aman dan lancer.

(max)

Festival Budaya Kelurahan Kolhua Tonjolkan Budaya Helong, Dimeriahkan Parade Budaya juga Tarian Massal “Lufut”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement