TEROPONGNTT, KUPANG — SD Kupang Montessori menggelar program Parents Teaching pada Jumat (12/9/2025) dengan melibatkan orangtua murid yang berprofesi sebagai apoteker. Kegiatan ini difasilitasi oleh pihak sekolah bersama Komite, serta bekerja sama dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) PC Kota Kabupaten Kupang dan Sabu Raijua.
Kegiatan edukasi interaktif ini merupakan kegiatan perdana program Parents Teaching dari SD Kupang Montessori, serta menyambut World Pharmacists Day (WPD) 25 September 2025, dengan mengusung tema Get to know the pharmacist and understanding how to get, use, store and dispose of medicine.
Pengenalan Profesi Apoteker dan edukasi DAGUSIBU (dapatkan, gunakan, simpan, buang)
Sebanyak 9 apoteker (5 di antaranya orangtua siswa dan 4 dari IAI) hadir sebagai pengajar. Mereka membawakan materi tentang profesi apoteker serta prinsip DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan benar) melalui berbagai metode kreatif seperti video edukasi, kuis berhadiah, hingga diskusi ringan dimana komunikasi dilakukan dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.
Para siswa dari kelas 1 hingga 6 sejumlah 121 siswa dibagi menjadi empat kelompok kelas. Dengan suasana belajar yang menyenangkan, anak-anak diperkenalkan tentang siapa itu apoteker, apa perannya, serta cara bijak memperlakukan obat, dalam kehidupan sehari-hari termasuk cara bijak penggunaan antibiotik.
Apresiasi dari Pihak Sekolah
Manajer SD Kupang Montessori, Novita Adelaide, menyampaikan kesan positif atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Sekolah merasa sangat terbantu dengan terselenggaranya kegiatan Parents Teaching yang perdana ini bersama tim Apoteker. Kehadiran praktisi kesehatan menghadirkan nuansa baru dalam proses belajar, menjadi penyegaran yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi siswa. Anak-anak tampak sangat antusias, bahkan tak ragu mengajukan berbagai pertanyaan seputar obat dan kesehatan. Melalui pengalaman langsung ini, mereka tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi juga semakin terdorong untuk peduli pada kesehatan serta mengenal lebih dekat profesi apoteker.
Sekolah menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan orangtua yang dengan penuh semangat berbagi ilmu serta pengalaman. Besar harapan kegiatan Parents Teaching dapat terus berlanjut, sehingga kolaborasi antara sekolah dan orangtua semakin erat dalam mendukung perkembangan dan memperkaya perjalanan belajar anak-anak,” ungkapnya.
Kesan dari Apoteker
Salah satu apoteker IAI yang turut serta, Dra. apt. Stani Laurenz, menyampaikan apresiasinya.
“Sebagai apoteker dan orang tua, saya menyambut baik dan dengan semangat berpartisipasi dalam kegiatan Parents Teaching ini. Dukungan aktif komunitas orangtua yang seprofesi tentunya lebih mudah dilakukan sehingga pihak sekolah dapat mewujudkan kegiatan pengenalan profesi kepada anak didik dalam memenuhi target pencapaian kurikulum. Selamat dan sukses selalu bagi IAI NTT dan SD Kupang Montessori,” ungkapnya
Harapan Ke Depan
Melalui program Parents Teaching, SD Kupang Montessori berharap dapat terus menjalin sinergi antara sekolah, orangtua, organisasi profesi, komunitas maupun institusi dalam mencetak generasi yang sehat, berdaya, dan memiliki kepedulian terhadap berbagai isu kesehatan, ekonomi, sosial budaya, sains dan lainnya.
(*)









Komentar