Daerah
Beranda » Berita » Lahirkan 6 Poin Kesepakatan Bersama TP PKK Kabupaten/Kota, Asty Laka Lena Tutup Rakor TP PKK Provinsi NTT Tahun 2025

Lahirkan 6 Poin Kesepakatan Bersama TP PKK Kabupaten/Kota, Asty Laka Lena Tutup Rakor TP PKK Provinsi NTT Tahun 2025

FOTO : Penyerahan hadiah kepada juara lomba

TEROPONGNTT, KUPANG — Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Nusa Tenggara Timur (TP PKK Provinsi NTT) Tahun 2025 resmi ditutup pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025. Rakor TP PKK Provinsi NTT Tahun 2025 ini ditutup Ketua TP PKK Provinsi NTT, Mindriyati Astiningsih Laka Lena.

Acara penutupan Rakor TP PKK Provinsi NTT Tahun 2025 digelar di Aula Rumah Jabatan (Rujab) Gubenur NTT dan dihadiri seluruh peserta rakor, yang terdiri dari seluruh pengurus TP PKK Provinsi NTT serta para Ketua TP PKK Kabupaten/Kota Se-Nusa Tenggara Timur.

Acara penutupan diawali dengan penyerahan hadiah bagi para peserta lomba, karena ternyata pelaksanaan Rakor TP PKK Provinsi NTT Tahun 2025 juga diwarnai dengan berbagai lomba, bahkan ada lomba yang telah dimulai sejak sebelum kegiatan rakor digelar. Ada berbagai kategori dan jenis lomba yang dilaksanakan, diantaranya loma menulis, pemilihan Perempuan inspiratif dan lainnya.

Yang menariknya, pada acara penutupan rakor ini, juga dibacakan Enam (6) Poin Kesepakatan TP PKK Provinsi NTT Bersama TP PKK Kabupaten/Kota Se-Nusa Tenggara Timur sebagai hasil dari kegiatan Rakor TP PKK Provinsi NTT Tahun 2025. Enam poin kesepakatan ini sekaligus menjadi program kerja utama TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Nusa Tenggara Timur.

Enam Poin Kesepakatan tersebut yakni :

PLN UIP Nusra Hidupkan Kembali Potensi Ekowisata Padak Guar Lewat Penanaman 3.000 Bibit Mangrove

  1. TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Nusa Tenggara Timur mendukung pencapaian pembangunan nasional dan Pembangunan daerah melalui pelaksanaan Program Kerja TP PKK.
  2. Fokus Program Kerja TP PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Nusa Tenggara Timur adalah
  • Penanggulangan Kemiskinan
  • Penanganan Stunting
  • Pencegahan Kekerasan Seksual pada Perempuan dan Anak
  1. TP PKK perlu berkolaborasi dan bermitra dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan pencapaian tujuan dan memperluas jangkauan program.
  2. Simpulnisasi, Penyelarasan dan Sinergisitas Program Kerja melalui koordinasi secara berkala, terukur, sistematis dan disertai sharing hasil capaian program kerja yang telah dilaksanakan. Ini dilakukan melalui rapat koordinasi rutin secara daring setiap bulan pada hari Jumat minggu ke-3 pada pukul 17.00 wita sampai selesai.
  3. Akan dilakukan kegiatan serentak pada momen Hari Kesatuan Gerak di bulan Maret dengan tema “PKK Peberes”, pada Peringatan Hari kemerdekaan RI, pada kegiatan Jalan Sehat Bertenun, dan kegiatan Donor Darah Serentak
  4. Kesepakatan ini beserta lampirannya, lampiran 1 dan lampiran 2, merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, dan menjadi dasar koordinasi, simpulnisasi dan pengoperasian kedepan.

Kesepakatan ini ditandatangani Ketua TP PKK Provinsi NTT, Mindriyati Astiningsih Laka Lena, serta ditandatangani seluruh Ketua TP PKK Kabupaten/Kota Se-Nusa Tenggara Timur, pada acara penutupan Rakor TP PKK Provinsi NTT Tahun 2025.

Ketua TP PKK Provinsi NTT, Mindriyati Astiningsih Laka Lena, atau biasa disapa Asty Laka Lena, dalam sambutannya ketika menutup kegiatan Rakor TP PKK Provinsi NTT Tahun 2025, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran TP PKK Provinsi NTT dan para Ketua TP PKK Kabupaten/Kota Se-Nusa Tenggara Timur, yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam diskusi, paparan dan penyusunan program kerja TP PKK selama kegiatan rakor.

“Rakor ini bukan sekedar forum pertemuan, tetapi menjadi wadah yang sangat strategis untuk menyatukan langkah, menyelaraskan program serta memperkuat sinergi antara TP PKK Provinsi dengan TP PKK Kabupaten/Kota. Melalui pertemuan rakor ini, telah lahir pula beberapa kesepakatan yang telah ditandatangani bersama,” kata Asty Laka Lena.

Asty Laka Lena juga mengatakan, melalui rapat koordinasi ini, TP PKK Provinsi NTT juga telah merumuskan prioritas program, mengidentifikasi hambatan di lapangan dan mencari solusi terbaik demi kemajuan Gerakan OKK di seluruh pelosok daerah, Sehingga diharapkan hasil rakor ini, tidak sekedar menjadi dokumen semata, tetapi benar-benar menjadi pedoman kerja nyata di lapangan.

“Saya mengajak seluruh Ketua TP PKK Kabupaten Kota Se-Nusa Tenggara Timur untuk terus menjadi motor penggerak, inspirator, sekaligus motovator bagi para kader di daerah masing-masing. Mari kita jadikan Gerakan PKK sebagai kekuatan sosial yang mampu membawa perubahan positif bagi keluarga dan masyarakat,” kata Asty Laka Lena.

YBM PLN UIP Nusa Tenggara dan Indonesia Power Service Lanjutkan Penyaluran Bantuan Gempa Flores di Manggarai

(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement