TEROPONGNTT, KUPANG — Festival Budaya Multi Etnis Kelurahan Tode Kisar Tahun 2026 digelar di Kawasan Wisata Pantai Ketapang Satu Kupang. Pemilihan lokasi wisata sebagai tempat pelaksanaan Festival Budaya ini mendapat apresiasi dari Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo yang hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut.
Pantai Wisata Ketapang Satu memang merupakan salah satu wisata pantai yang menawan di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan hamparan pasir putih yang bersih dan air laut yang biru jernih, pantai ini menjadi destinasi wisata favorit bagi masyarakat lokal dan juga wisatawan luar daerah, bahkan wisatawan mancanegara.
Lokasi Pantai Wisata Ketapang Satu berada dalam wilayah Kelurahan Tode Kisar di Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang. Maka wajarlah, bila pelaksanaan Festival Budaya Multi Etnis Kelurahan Tode Kisar digelar di kawasan pantai ini. Sekaligus memberi warna berbeda dari pegelaran festival budaya di kelurahan lainnya.
Festival Budaya Multi Etnis Kelurahan Tode Kisar Tahun 2026 mengusung tema, “Harmoni dalam Keberagaman Budaya”, dengan Sub Tema “Nikmati Kemeriahan Budaya, Satukan Hati dalam Harmoni!”. Festival Budaya ini digelar selama tiga hari mulai Senin hingga Rabu, 13-15 Juli 2026.
Kemeriahan Festival Budaya Multi Etnis Kelurahan Tode Kisar ini diawali dengan penampilan tarian kreasi yang dibawakan para penari Six Stars Sikumana, dan diikuti penampilan Drum Band SMA Negeri 6 Kota Kupang. Pegelaran festival budaya membuat Kawasan Wisata Pantai Ketapang Satu menjadi lebih ramai pengunjung disbanding hari-hari sebelumnya.
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo mengatakan, festival budaya merupakan ruang pelestarian dan pertunjukan seni budaya, yang juga bermanfaat dalam merawat persaudaraan. Selain itu, menjadi ruang pergerakkan ekonomi masyarakat melalui partisipasi pelaku UMKM.
” Keberagaman adalah kekuatan yang memperindah wajah Kota Kupang. Mari kita merawat keberagaman yang kita miliki, serta mempromosikan keindahan budaya kita sehingga bermanfaat bagi pengembangan hidup. Selamat kepada Kelurahan Tode Kisar atas digelarnya festival budaya multi etnis ini,” kata Wali Kota Kupang.
Wali Kota Kupang mengingatkan pentingnya menjaga budaya sebagai investasi bagi masa depan. Pelestarian budaya bukan hanya bentuk penghormatan kepada leluhur, tetapi juga tanggung jawab kepada generasi yang akan datang.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, merawat keberagaman, serta menjadikan budaya sebagai kekuatan bersama dalam mewujudkan Kota Kupang sebagai Kota Kasih, rumah bersama yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan,” kata Wali Kota.
Sementara Ketua Panitia Festival Budaya Multi Etnis Kelurahan Tode Kisar Tahun 2026, Yeri Mesak mengatakan, pegelaran Festival Budaya Multi Etnis Kelurahan Tode Kisar bertujuan membangkitkan kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kreativitas warga, dan mempererat persatuan dalam keberagaman.
Festival budaya yang berlangsung selama tiga hari ini, akan diisi dengan beberapa rangkaian legiatan seperti fashion show, lomba tarian tradisional, lomba vokal, karnaval budaya, dan panggung hiburan.
Turut hadir pada acara pembukaan festival budaya ini, Kepala Cabang BNI Kupang Nyoman Mariadi, Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Camat Kota Lama, para pejabat dan apparat kelurahan serta para tokoh masyarakat umum lainnya.
(*)










Komentar