Pariwisata
Beranda » Berita » Event Budaya Kelurahan Pasir Panjang Tampilkan Banyak Atraksi Seni Budaya, Usung Tema “Mengikat Keberagaman, Merajut Persatuan”

Event Budaya Kelurahan Pasir Panjang Tampilkan Banyak Atraksi Seni Budaya, Usung Tema “Mengikat Keberagaman, Merajut Persatuan”

Event Budaya Kelurahan Pasir Panjang

TEROPONGNTT, KUPANG – Event Budaya Kelurahan Pasir Panjang menjadi Festival Budaya Tingkat Kelurahan di Kota Kupang yang paling banyak menampilkan atraksi seni budaya pada tahun 2026. Bahkan, Staf Ahli Wali Kota Kupang, Daud Nafi menyebut, sesuai informasi yang ia terima, jumlahnya mencapai lebih dari 60 atraksi seni budaya.

“Sesuai bocoran yang saya terima, malam ini akan ada penampilan 60 lebih atraksi seni budaya. Kalau seperti ini, bapak-ibu yang datang menonton akan benar-benar puas, dan juga harus kuat karena Festival Budaya Kelurahan Pasir Panjang bisa berlangsung sampai Tengah malam, bahkan hingga dini hari,” kata Daud Nafi disambut tepuk tangan para warga dan undangan yang hadir.

Staf Ahli Wali Kota Kupang, Daud Nafi mengatakan hal ini di awal sambutannya saat membuka kegiatan Event Budaya Kelurahan Pasir Panjang, mewakili Wali Kota Kupang, dr Chrstian Widodo dan Wakil Wali Kota Kupang, Serena C Francis. Event Budaya ini digelar secara meriah di Lapangan Taman Ria Pasir Panjang Kota Kupang selama tiga hari, mulai Kamis (10/9/2026) malam.

Pernyataan Staf Ahli Wali Kota Kupang, Daud Nafi ini sangat beralasan, karena sebelum dirinya secara resmi membuka kegiatan Event Budaya Kelurahan Pasir Panjang, pihak panitia penyelenggara sudah terlebih dahulu menampilkan sepuluh atrasi seni budaya berupa tarian adat dan tarian kreasi daerah, sebagai penyemarak kegiatan. Setelah itu dilanjutkan dengan penampilan berbagai atraksi budaya lainnya.

Tarian adat dan tarian kreasi daerah tersebut bukan cuma dibawakan anak-anak dan para remaja/pemuda, tetapi juga ditampilkan orang dewasa atau orang tua. Ada tarian adat dari etnis Rote Ndao seperti tarian Kebalai, ada tarian adat dari Maumere-Flores, tarian adat dari Bajawa, dari etnis Timor, bahkan ada tarian Sekar Jagat dari etnis Bali dan lainnya. 

Festival Budaya Kelurahan Naikoten I, Merawat Budaya, Mempererat Persaudaraan, Menggerakkan Partisipasi Masyarakat

Perelaran Event Budaya Kelurahan Pasir Panjang ini mengusung tema, “Mengikat Keberagaman, Merajut Persatuan”. Karena itu, berbagai atraksi seni dan budaya yang ditampilkan berasal dari berbagai etnis budaya di Nusa Tenggara Timur dan juga dari etnis budaya di luar Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Sesuai bocoran yang saya terima, malam ini akan ada penampilan 60 lebih atraksi seni budaya. Kalau seperti ini, bapak-ibu yang datang menonton akan benar-benar puas, dan juga harus kuat karena Festival Budaya Kelurahan Pasir Panjang bisa berlangsung sampai Tengah malam, bahkan hingga dini hari,” kata Daud Nafi.

Staf Ahli Wali Kota Kupang, Daud Nafi mengatakan hal ini saat mewakili Wali Kota Kupang, dr Chrstian Widodo dan Wakil Wali Kota Kupang, Serena C Francis, membuka kegiatan Event Budaya Kelurahan Pasir Panjang yang digelar di lokasi Lapangan Taman Ria Pasir Panjang Kota Kupang pada Kamis (10/9/2026) malam.

Pernyataan Staf Ahli Wali Kota Kupang, Daud Nafi ini sangat beralasan, karena sebelum dirinya secara resmi membuka kegiatan Event Budaya Kelurahan Pasir Panjang, pihak panitia penyelenggara sudah terlebih dahulu menampilkan sepuluh atrasi seni budaya berupa tarian adat dan tarian kreasi daerah, sebagai penyemarak kegiatan.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Wali Kota Kupang, Daud Nafi juga mengatakan, banyaknya atraksi budaya yang ditampilkan menunjukan bahwa masyarakat Kelurahan Pasir Panjang adalah masyarakat yang beragam, yang hidup berdampingan, bertetangga dalam semangat persaudaraan, dan itu merupakan kekayaan budaya yang indah dan mesti terus dipelihara.

Event Budaya Kelurahan Naikoten II Usung Tema “Lamaholot”, Wali Kota Kupang: Budaya Bukan Hanya Warisan, Tetapi Juga Pinjaman dari Anak Cucu

“Hari ini Kelurahan Pasir Panjang menunjukkan bahwa keberagaman bukan sebagai pemisah tetapi justeru menjadikan kekuatan yang mempersatukan, yang saling menghargai meski kita berasal dari berbagai etnis dan budaya,” kata Daud Nafi.

Daud Nafi mengatakan, Budaya adalah identitas diri sekaligus pedoman perilaku kita dalam kehidupan sehari-hari. Sementara Event Budaya menjadi panggung kebersamaan yang menampilkan kekayaan tradisi dari berbagai etnis yang hidup berdampingan di wilayah Kelurahan Pasir Panjang dan Kota Kupang pada umumnya.

Event budaya, kata Daud Nafi, bukan hanya sekedar hiburan, tetapi juga menjadi simbol persatuan dalam keberagaman, memperkuat identitas masyarakat Pasir Panjang sebagai miniatur Indonesia yang kaya budaya. Melalui event budaya ini, masyarakat Kelurahan Pasir Panjang menjadi lebih saling mengenal dan saling memahami dalam semangat persaudaraan, dan dapat mengembangkan potensi diri melalui atraksi budaya yang ditampilkan.

“Mari kita terus menjaga dan memelihara semangat kebersamaan dan persaudaraan dalam keberagaman hidup kita. Kota Kasih Kupang adalah rumah besar kita bersama. Kita memang lahir dari keluarga yang berbeda, dari suku dan etnis yang berbeda. Itu kehendak Tuhan, tetapi keberagaman ini harus bisa mempersatukan kita sebagai suatu kekuatan,” kata Daud Nafi.

Sementara Lurah Pasir Panjang, Robert Octavianus mengatakan, Event Budaya Kelurahan Pasir Panjang akan diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari atraksi budaya hingga lomba tarian daerah, lomba nyanyi langu daerah dan juga fashion show pakaian daerah. Event Budaya Kelurahan Pasir Panjang merupakan Event Budaya Multi Etnis yang digelar untuk mempromosikan sekaligus melestarikan budaya yang dimiliki masyarakat Kelurahan Pasir Panjang.

Festival Budaya Kelurahan Oebufu Dimeriahkan Lomba Tarian Tebe, Daud Nafi Ajak Masyarakat Merawat Budaya dan Memperkuat Persatuan

(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement