TEROPONGNTT, KUPANG — Seperti perumpamaan biji sesawi dan ragi, yang kecil dan sederhana, namun Tuhan dapat membuatnya tumbuh dan berkembang menjadi besar, demikian pula perjalanan Bank TLM.
Bermula dari cita-cita Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (MS GMIT) untuk mendirikan sebuah bank pada tahun 1980-an, kini Bank TLM terus tumbuh dan berkembang menjadi bank kepercayaan masyarakat dan jemaat.
Kepercayaan masyarakat kepada Bank TLM terwujud dengan 32 kali menerima penghargaan, termasuk akan menerima penghargaan Infobank BPR Awards untuk ke-15 kalinya pada 14 Agustus 2026 di St. Regis Hotel Jakarta Selatan.
Direktur Utama (Dirut) Bank TLM, Robert P Fanggidae yang yang dihubungi melalui pesan whatsapp (WA) pada Kamis (13/8/2026), mengatakan, dirinya akan hadir langsung di Jakarta untuk menerima penghargaan InfoBank Awards tersebut.
“Biji Sesawi dan Ragi, biarpun kecil dan sederhana, Tuhan dapat membuat jadi besar, meskipun kadang-kadang lain jawaban Tuhan atas doa kita. Tetap pegang teguh, Tuhan pasti memberikan yang terbaik,” kata Robert P Fanggidae.
Dijelaskan Robert P Fanggidae, Bank TLM beroperasi dengan modal awal Rp1,5 M dan 18 pegawai. Tapi kini, pertanggal 12 Agustus 2026, asset Bank TLM telah mencapai Rp 320 M, dengan 163 pegawai, Return on Equity (ROE) selama 18 tahun terendah 13,5%.
“Dan terlebih dari itu, kita semua masih dalam pemeliharaan Tuhan yang luarbiasa,” kata Robert P Fanggidae.
Untuk diketahui, Infobank Award adalah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dengan kinerja keuangan terbaik, sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi, pertumbuhan, dan tata kelola yang sehat.
(*)









Komentar