Bisnis
Beranda » Berita » RUPS Tahunan dan RUPS-LB Bank NTT Digelar di Ende, Bahas Pembagian Dividen hingga Tambah Modal

RUPS Tahunan dan RUPS-LB Bank NTT Digelar di Ende, Bahas Pembagian Dividen hingga Tambah Modal

RUPS Bank NTT di Ende

TEROPONGNTT, ENDE — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT Tahun Buku 2025 yang dilanjutkan dengan RUPS Luar Biasa (RUPS-LB) Bank NTT Tahun 2026 digelar di Ende-Pulau Flores pada pada Jumat (15/5/2026).  Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT dibuka dan dipimpin Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP).

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT Tahun Buku 2025 yang dilanjutkan dengan RUPS Luar Biasa (RUPS-LB) Bank NTT Tahun 2026 ini berlangsung di Hotel Flores Mandiri, di Kota Ende. RUPS dihadiri para bupati dan wali kota se-Nusa Tenggara Timur.

Agenda RUPS Tahunan Bank NTT lkali ini terutama berfokus pada pembahasan laporan pertanggungjawaban Direksi dan Dewan Komisaris atas kinerja sepanjang tahun buku 2025. Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan adalah penetapan pembagian dividen atau laba bersih yang nantinya akan disalurkan langsung ke kas daerah masing-masing sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain pembagian laba, forum juga membahas rencana penambahan penyertaan modal untuk tahun buku 2026. Langkah ini diambil guna memperkuat struktur permodalan bank agar tetap adaptif dan memenuhi standar ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sementara agenda yang dibahas dalam RUPS-LB adalah terkait langkah transformasi besar, yaitu perubahan bentuk hukum Bank NTT dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) menjadi Perseroda (Perusahaan Perseroan Daerah).

Perbarindo NTT Jalin Kemitraan Harmoni dengan BPR Hasamitra Makasar, Robert P Fanggidae : Bank TLM dan Bank Pitoby Jadi Yang Pertama Tandatangan MoU

Perubahan status ini dinilai penting untuk meningkatkan fleksibilitas bank dalam melakukan ekspansi bisnis serta mempermudah akses modal di masa depan. Forum juga mengevaluasi struktur pengurus dan memantau progres pencalonan pengurus baru demi menjaga keberlanjutan manajemen yang profesional.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan RUPS ini, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, Bank NTT bukan sekedar tempat menyimpan uang tetapi juga merupakan urat nadi Pembangunan. Bank NTT adalah “urat nadi” bagi banyak mimpi kecil yang sedang tumbuh jadi besar.

“Di Ende, kami duduk satu meja bersama para kepala daerah, pemegang saham, dan manajemen Bank NTT. Bukan sekadar bicara angka, dividen atau laporan tahunan, tapi bicara tentang masa depan ekonomi daerah ini. Tentang bagaimana Bank NTT harus makin kuat, sehat, modern dan dipercaya rakyatnya sendiri,” kata Gubernur Melki.

Menurut Gubernur Melki, kepercayaan itu mahal, dan integritas tidak bisa dinegosiasi. NTT butuh bank daerah yang bukan hanya untung, tapi juga bertumbuh bersama rakyatnya. Karena itu, semua pihak terutama jajaran direksi dan komisaris serta para pemegang saham, diajak untuk menjaga Bank NTT sehingga makin dipercaya masyarakat

Gubernur Melki juga mengajak seluruh yang hadir untuk memanjatkan syukur kepada Tuhan, karena dapat berkumpul dalam suasana kekeluargaan. Momen ini juga dirangkaikan dengan pelantikan Revi Adiana Silawati sebagai Direktur Kepatuhan Bank NTT yang baru.

PLN dan Pemprov NTT Gelar Audiensi, Perkuat Sinergi Transisi Energi di NTT

“Jabatan Direktur Kepatuhan ini sangat strategis. Ini adalah benteng utama yang memastikan bank selalu berjalan di atas koridor regulasi perbankan yang berlaku,” tegas Gubernur Melki selaku Pemegang Saham Pengendali Bank NTT

Ia juga menambahkan bahwa Bank NTT adalah aset berharga milik masyarakat. Oleh karena itu, bank ini memikul tanggung jawab besar, bukan sekadar memburu keuntungan, melainkan menjadi motor penggerak utama pembangunan ekonomi di NTT.

(max)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement