TEROPONGNTT, KUPANG – Sejumlah warga Kota Kupang mengeluhkan kualitas beras Bulog yang dijual di pasar karena kondisinya berkutu dan berwarna kuning. Pengeluhan warga ini juga disampaikan kepada Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai kebangkitan Bangsa (PKB) Usman Husin.
Bahkan, ada warga yang mengadukan kalau beras jatah gaji para ASN kadang-kadang berkutu dan juga berwarna kuning, sehingga tidak layak dikonsumsi. Ada ASN yang terpaksa harus membeli ulang beras lain di pasar yang berkualitas baik untuk dijadikan makanan.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB Usman Husin meminta kepada Perum Bulog agar jangan menjual beras yang tidak layak konsumsi kepada masyarakat. Karena tindakan tersebut merugikan masyarakat dan mencederai kepercayaan publik terhadap program pemerintah.
Dari laporan masyarakat, kata Usman Husin, beras yang kondisinya berkutu dan berwarna kuning itu adalah beras yang disalurkan dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Karena itu, pihak Perum Bulog mestinya lebih ketat dalam mengawasi stok beras di gudang.
“Saya minta kepada Perum Bulog agar tidak menjual beras yang tidak layak dikonsumsi kepada masyarakat. Kasihan kalau masyarakat harus makan beras rusak, bisa menimbulkan dampak kesehatan pada masyarakat,” kata Usman Husin saat dihubungi melalui pesan whatsapp (WA) pada Selasa 24 September 2025.
Karena itu, kakak kandung dari Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin ini meminta Perum Bulog NTT untuk mengevaluasi lagi mengenai pendistribusian beras ke pasar-pasar di Kota Kupang dan sekitarnya, yang kondisinya tidak layak dikonsumsi.
Usman Husin juga menghimbau masyarakat, kalau menemukan beras SPHP yang tidak layak konsumsi, agar segera melapor ke Bulog agar bisa ditanggapi atau berasnya diganti.
(*)









Komentar