TEROPONGNTT, KUPANG — Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) siap menggelar festival “Kupang Lampion Food Street Market 2026” selama tiga hari di bilangan Jalan El Tari Kota Kupang. Ini akan menjadi Festival Lampion Terakbar Pertama di Nusa Tenggara Timur yang digelar dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Raya Imlek.
Sebanyak 80 UMKM anak dilibatkan dalam Festival Kupang Lampion Food Street Market 2026 yang mengusung tema : “Festival Lampion Tahun Kuda Emas” ini. Untuk kesuksesannya, PSMTI Provinsi NTT sebagai penyelenggara menggandeng Event Organiser (EO) Baomong Non Stop (BNS).
Selain itu, pelaksanaan festival yang digelar dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili ini juga dimeriahkan dengan penampilan Barongsai Show, Lion Naga Show, Oriental Music Show, Singing Competition, Fashion Show Anak & Remaja Busana Mandarin, Talk Show, serta DJ Performance. Sementara di acara penutupannya, akan ada pelepasan 1.000 lampion ke udara.
Hal ini terungkap dalam konferensi pers yang digelar Panitia Penyelenggara Festival Kupang Lampion Food Street Market 2026 di Restaurant La Moringga Kupang, Sabtu (7/2/2026). Hadir dalam konferensi pers ini, Ketua PSMTI Provinsi NTT, Hengky Liyanto didampingi salah satu pengurus PSMTI Provinsi NTT yang juga Ketua KADIN NTT, Bobby Liyanto, Ketua Panitia Festival Kupang Lampion Food Street Market 2026, dr. Andre Hartanto, dan Pimpinan Event Organiser (EO) Baomong Non Stop (BNS), Andy Zulkifli.
Ketua PSMTI Provinsi NTT, Hengky Liyanto mengatakan, Festival Kupang Lampion Food Street Market 2026 mesi digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek, tapi juga menjadi ajang promosi UMKM, pariwisata dan budaya. Sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta menghadirkan semangat toleransi dan kebersamaan.
Sementara Ketua Panitia Festival Kupang Lampion Food Street Market 2026, dokter Andre Hartanto mengatakan, hingga saat tercatat sebanyak 47 UMKM telah mendaftar dan siap untuk terlibat dalam kegiatan festival. Panitia penyelenggara masih membuka pendaftaran bagi UMKM hingga mencapai jumlah 80 UMKM sesuai target jumlah tenant yang disiapkan.
Festival Kupang Lampion Food Street Market 2026, jelas dokter Andre, akan digelar selama tiga hari mulai Jumat 6 Maret 2026 hingga Minggu 8 Maret 2026 di bilangan Jalan El Tari Kupang. Kegiatan festival dimulai pukul 16.00 wita hingga pukul 22.00 wita. Sementara khusus hari Sabtu, 7 Maret 2026, kegiatan festival juga digelar pada pagi hari karena bertepatan dengan adanya car free day (CFD).
Sementara khusus untuk Food Market, jelas dokter Andre, UMKM yang terlibat akan dibagi dalam dua zona kuliner yakni untuk makanan halal dan makanan non halal. Mengingat warga Kota Kupang dan sekitarnya juga banyak yang beragama Islam, apalagi saat itu sudah mulai memasuki Bulan Ramadhan.
Hal yang sama dibenarkan oleh Andy Zulkifli selaku Event Organiser (EO) Baomong Non Stop (BNS). Menurutnya, warga Kota Kupang dan sekitarnya dipersilahkan berkunjung ke arena festival nantinya, dan dapat menikmati semua kuliner yang disiapkan UMKM di tenan masing-masing.
Sementara Bobby Liyanto sebagai salah satu pengurus PSMTI Provinsi NTT, menambahkan kalau Festival Kupang Lampion Food Street Market 2026 akan dijadikan ajang festival kuliner yang digelar setiap tahun, dan akan menjadi Festival Lampion Terbesar dan Terakbar di Nusa Tenggara Timur (NTT).
(*)









Komentar