TEROPONGNTT, WAINGAPU — Dunia pendidikan di Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat angin segar. Yayasan Hammu Lima Sumba resmi menghadirkan Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) Hammu Lima sebagai sekolah modern yang mengedepankan karakter dan akademik. Kehadiran lembaga pendidikan ini juga untuk mendorong penguatan pendidikan karakter anak di Kabupaten Sumba Timur.
Pengoperasian TK dan SD yang dikelolah Yayasan Hammu Lima Sumba ini berlangsung Selasa (7/7/2026) dan dihadiri oleh Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, dengan didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Sumba Timur, Umbu Maramba Memang, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Sumba Timur, Imanuel Takandjandji.
Hadir pula Chairman PT MSM, Robert Halim, Ketua Yayasan BPK Penabur, Adri Lazuardi, Managing Director PT MSM, Budi Hediana bersama jajaran manajemen, tokoh masyarakat, para guru dan siswa serta orang tua siswa.
Peresmian TK dan SD Hammu Lima Sumba ini merupakan wujud nyata komitmen Yayasan Hammu Lima Sumba dalam menyediakan akses pendidikan berkualitas di Sumba Timur.
Sekolah ini tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai moral, pengembangan kreativitas, serta keterampilan yang dibutuhkan di abad ke-21 ini.
Sekolah yang berlokasi di kawasan PT Muria Sumba Manis (MSM) ini dibuka bagi seluruh masyarakat Sumba Timur dan dikelola sepenuhnya oleh Yayasan Hammu Lima Sumba.
Chairman MSM, Robert Halim menegaskan, pendirian sekolah ini merupakan bagian dari komitmen Yayasan Hammu Lima Sumba untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sumba Timur.
Robert Halim meyakini bahwa, pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan masa depan generasi muda di kabupaten itu.
“Melalui TK dan SD Hammu Lima Sumba yang mengusung tagline Berakar pada Nilai, Bertumbuh untuk Masa Depan’, kami ingin menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, modern, serta mampu membentuk peserta didik yang berkarakter, berintegritas dan siap menghadapi tantangan masa depan,” kata Robert Halim pada kesempatan itu.
Lebih jauh Robert mengatakan, untuk mendukung proses belajar yang aman, nyaman modern, sekolah itu telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pembelajaran.
Di antaranya, ruang kelas berpendingin udara (AC), sistem CCTV yang mendukung keamanan dan kenyamanan peserta didik, Smart TV berukuran 100 inci yang menunjang proses pembelajaran interaktif berbasis teknologi, dengan berbagai ruang laboratorium untuk menunjang praktek siswa dalam belajar.
Selain itu, TK dan SD Hammu Lima Sumba juga diperkuat oleh tenaga pendidik profesional yang telah melalui proses seleksi yang ketat dan program pengembangan kompetensi bersama lembaga pendidikan berpengalaman di tingkat nasional.
Sementara itu Ketua Yayasan BPK Penabur, Adri Lazuardi, mengatakan, peresmian sekolah tersebut menjadi bagian dari komitmen BPK Penabur yang pada tahun ini merayakan usia ke-76.
Saat ini, Yayasan BPK Penabur mengelola sekitar 165 sekolah di 15 kota dengan lebih dari 28 ribu peserta didik.
Adri mengatakan kemitraan dengan Yayasan Hammu Lima Sumba merupakan panggilan bersama untuk menghadirkan pendidikan berkualitas bagi anak-anak di Sumba. Tahun ajaran 2026/2027, Sekolah Hammu Lima Sumba mulai beroperasi dengan 44 siswa dan didukung delapan guru.
Adri menambahkan, Yayasan BPK Penabur bekerja sama dalam memberikan pendampingan, pelatihan, dan penguatan manajemen sekolah agar berkembang secara berkelanjutan hingga jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Ia juga mengharapkan dukungan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dalam proses perizinan dan pengembangan sekolah.
Selain itu, Adri mengajak orang tua, guru, dan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun kolaborasi yang erat demi mewujudkan Sekolah Hammu Lima Sumba sebagai sekolah yang aman, nyaman, ramah anak, serta mampu mencetak generasi unggul dan berkarakter.
Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas pendirian sekaligus peresmian sekolah tersebut kepada Yayasan Hammu Lima dan PT MSM.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada PT MSM dan yayasan atas apa yang sudah dilakukan ini. Ini adalah wujud kasih dan komitmen pembangunan yang ditunjukkan bagi Kabupaten Sumba Timur,” katanya.
Ia mengatakan telah mengikuti kontribusi PT MSM sejak 2015. Hingga tahun 2026, kata Bupati, MSM telah mendorong pertumbuhan industri, penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi di kabupaten itu.
Kini, perusahaan tersebut juga mulai berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
“Ini luar biasa, terlebih lagi para pendidiknya melewati seleksi sebuah yayasan (BPK Penabur Jakarta) yang telah berkontribusi bagi negeri. Sekali lagi terima kasih,” ungkapnya.
Kepala Sekolah Hammu Lima Sumba, Joko Tarigan berharap di bawah kepemimpinannya dapat menghadirkan pendidikan berkualitas bagi anak di Sumba Timur dan dapat diakses oleh semua kalangan masyarakat dan melahirkan generasi muda yang unggul dan berkarakter.
“Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah. Semoga kami dapat menghadirkan pendidikan berkualitas dan melahirkan generasi muda Sumba Timur yang unggul dan berkarakter,” ujarnya.
Joko menyebutkan, pada tahun ajaran 2026/2027, TK dan SD Hammu Lima Sumba membuka pendaftaran peserta didik untuk TK A, TK B, dan SD Kelas 1 hingga Kelas 3.
Saat ini, kata dia, ada dengan delapan orang guru profesional yang akan mengajar di sekolah tersebut. Semua guru itu berasal dari wilayah Sumba Timur.
“Untuk memudahkan akses pendidikan, sekolah juga menyediakan layanan antar-jemput bagi siswa yang berdomisili di wilayah lain di Sumba Timur, seperti di Kota Waingapu dan Melolo,” tutupnya.
(*)










Komentar