WARTATIMOR.COM, KUPANG – Setelah melalui proses panjang selama hampir lima tahun, Universitas Citra Bangsa (UCB) akhirnya punya Fakultas Kedokteran (FK). Acara Launching dan Peresmian Fakultas Kedokteran UCB berlangsung penuh kebahagiaan di aula Lantai 5 Gedung Rektorat Kampus Unversitas Citra Bangsa pada Rabu 4 Februari 2026.
Launching dan Peresmian Fakultas Kedokteran (FK) UCB dilakukan Gubernur NTT, Melki Laka Lena bersama Ketua Dewan Pembina Yayasan Insan Mandiri yang juga Senator asal NTT, Abraham Paul Liyanto dan Rektor UCB Prof. Frans Salesman, Kepala LLdikti Wilayah XV, Pimpinan Fakultas Kedokteran Unair (Universitas Airlangga) serta Wali Kota Kupang, para wakil bupati dan sekda kabupaten, yang ditandai dengan penekanan tombol sirene secara bersama-sama.
Acara Launching dan Peresmian Fakultas Kedokteran (FK) UCB juga dihadiri pimpinan Fakultas Kedokteran Undana, Kepala RSU SK Lerrick, Kepala RSP Ben Mboy Kupang, RSJ Kupang, sejumlah Kepala Puskesmas di Kota Kupang, perwakilan dari berbagai kampus, dan para pejabat lainnya.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Citra Bangsa, Prof. Dr. Frans Salesman, SE, M.Kes, menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya Fakultas Kedokteran (FK). UCB menjadi satu-satunya universitas swasta di Provinsi NTT yang memiliki Fakultas Kedokteran dan siap melahirkan tenaga dokter yang handal guna mendukung Pembangunan Kesehatan di wilayah ini dan Indonesia pada umumnya.
“Proses pengusulan pendirian Fakultas Kedokteran ini bukanlah proses yang mudah. Hampir lima tahun kami mempersiapkan semuanya, mulai dari peningkatan akreditasi institusi hingga pemenuhan berbagai standar, baik dari Kemendikbudristek, Kementerian Kesehatan, maupun Konsil Kesehatan Indonesia,” ungkap Rektor.
Sementara Ketua Dewan Pembina Yayasan Citra Bina Insan Mandiri, Abraham Paul Liyanto, mengatakan pendirian Fakultas Kedokteran UCB merupakan upaya nyata menjawab krisis kekurangan dokter di Indonesia, khususnya di NTT. Rasio dokter dan jumlah penduduk Indonesia masih di bawah standar ideal, apalagi di Provinsi NTT.
Abraham Paul Liyanto mengatakan, Fakultas Kedokteran UCB mengusung filosofi pelayanan kesehatan yang humanis dan berlandaskan kasih untuk mencetak calon dokter masa depan bagi Nusa Tenggara Timur. Sehingga kedepannya, pelayanan kesehatan di wilayah ini semakin baik dengan makin banyaknya jumlah tenaga dokter.
Sementara Gubernur NTT, Melki Laka Lena dalam sambutannya mengatakan, pemerintah Provinsi NTT menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas diresmikannya Fakultas Kesehatan UCB. Pemerintah tentu akan menperjuangkan beasiswa bagi anak-anak NTT agar bisa kuliah menjadi dokter. Apalagi sudah ada tambahan Fakultas Kedokteran di UCB, selain Fakultas Kedokteran Undana.
Sementara dalam sesi konferensi pers, Rektor UCB Prof. Frans Salesman mengatakan, saat ini sedang dalam masa penerimaan pendaftaran mahasiswa baru Fakultas Kedokteran UCB untuk tahap pertama. Sementara seleksinya akan dilakukan pada April 2026, dan sistem rekrutmen mahasiswa barunya pun lebih ketat disbanding mahasiswa fakultas lain.
(*)










Komentar