TEROPONGNTT, KUPANG — Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Periode 2026/2027 di SMP Negeri 7 Kota Kupang berlangsung seru, layaknya pemungutan suara pada pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu). Proses pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS ini merupakan bagian dari Gelar Karya Project Based Learning SMP Negeri 7 Kota Kupang yang menjadi ajang pembelajaran bagi siswa dalam proses pemilihan pemimpin yang berbasis karya nyata.
Proses pemungutan suara Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP Negeri 7 Kota Kupang ini diawali dengan pendaftaran calon pemilih, lalu pengambilan surat suara pada panitia pemungutan suara, pemilih menuju bilik suara untuk mencoblos surat suara, lalu pemilih memasukan surat suara yang telah dicoblos ke kotak suara, dan diakhiri dengan mencelupkan jari pada tinta sebagai bukti telah memberikan hak suara.
Proses pemungutan suara Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP Negeri 7 Kota Kupang melibatkan semua siswa, para guru, bahkan perwakilan orang tua siwa, dan pengelola kantin sekolah, sebagai peserta pemilih. Semuanya, satu-persatu memberikan hak pilihnya dengan melakukan pencoblosan surat suara di bilik suara.
Setelah proses pencoblosan selesai, pihak panitia lalu melakukan proses perhitungan surat suara disaksikan semua siswa, para guru dan pegawai, serta perwakilan orang tua dan komite sekolah. Kepala SMP Negeri 7 Kota Kupang, Yani A. Boymau, bersama para Wakil Kepala Sekolah dan guru juga turut hadir mulai dari proses pemungutan suara hingga perhitungan suara selesai.
Teriakan para siswa sebagai pendukung Paket Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS pun bergemuruh ketika Panitia Pemungutan Suara membacakan nama paket calon yang mendapat tambahan suara pemilih. Bahkan, Kepala SMP Negeri 7 Kota Kupang, Yani A. Boymau terpaksa menghimbau para siswa agar tidak berlebihan dalam eforia dukungan.
Ada tiga pasangan paket calon yang bertarung dalam Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Periode 2026/2027 SMP Negeri 7 Kota Kupang. Ketia paket calon tersebut yakni, paket pertama atas nama; Dian Angelita Sakuain dan Dewi Natalia Bistolen, paket calon kedua atas nama; Charolin Benzha Magodim dan Oktovianus Dara Djami, sementara paket calon ketiga atas nama; Sisilia Jesica Ina dan Jordan Fadjar Saijuna.
Ketua Panitia Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP Negeri 7 Kota Kupang, Verlinda Saidjan, S.Pd menjelaskan, pemungutan suara Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP Negeri 7 Kota Kupang memang sengaja digelar seperti proses pemunggutan suara pada pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu). Tujuannya, selain agar pemimpin OSIS yang terpilih benar-benar yang terbaik, juga dimaksudkan agar para siswa mulai mengenal dunia politik.
“Dengan proses pemungutan suara dalam pemilihan ketua OSIS ini, para siswa mulai mengenal bagaimana cara memberikan suara ketika nanti mereka sudah bisa mengikuti pemilu. Jadi ini juga menjadi bagian dari Pendidikan politik kepada para siswa,” kata Verlinda Saidjan.
Selain itu, tambah Verlinda Saidjan, juga bertujuan mengenalkan kepada para siswa bahwa untuk menjadi pemimpin di masa depan itu ada prosesnya. Para siswa dari SMP Negeri 7 Kota Kupang juga bisa dibangkitkan percaya dirinya untuk bertarung dalam proses seleksi untuk menjadi pemimpin di masa depan.
Verlinda Saidjan menjelaskan, untuk sampai pada tahap pemungitan suara, proses Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMP Negeri 7 Kota Kupang telah melalui beberapa tahapan. Mulai dari usulan nama calon dari setiap kelas, proses pemaparan visi-misi pasangan calon, hingga kampanye program kerja, yang dilakukan secara bertahap.
Dari sekilan banyak bakal calon yang diajukan, je;as Verlinda Saidjan, setelah melalui semua tahapan proses seleksi, akhirnya diperoleh tiga paket calon yang terbaik untuk masuk pada tahapan pemungutan suara. Siapa yang akan keluar sebagai pemenang, akan ditentukan melalui proses pemungutan suara yang digelar layaknya proses pemungutan suara saat pemilu tersebut.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 7 Kota Kupang, Maria P.B. Assan, S.Pd mengatakan, Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS ini merupakan tahun ketiga pelaksanaan Gelar Karya Project Based Learning di SMP Negeri 7 Kota Kupang. Ini adalah suara demokrasi yang ujung dari project ini adalah pemungutan suara pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS.
Maria P.B. Assan mengatakan, pihak sekolah melalui bagian kesiswaan selalu memberikan arahan atau semacam penguatan dan pencerahan terkait bagaimanaketika nanti para siswa menjadi calon pemilih pemula pada pelaksanaan Pemilu. Project Based Learning merupakan program pemerintah yang bagus sekali, sehingga anak-anak bisa disiapkan sebelum masuk pada tahap pemilihan umum dan memberikan hak suaranya.
“Setelah selesai pemilihan dan mendapatkan Ketua dan Wakil Ketua OSIS yang baru, maka akan diadakan serah terima jabatan dari pengurus lama ke pengurus baru pada beberapa hari kemudian. Kami masih memberi kesempatan kepada pengurus lama untuk menjadi petugas upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 nanti,” kata Maria P.B. Assan.
Yang pasti, katanya, Bagian Kesiswaan melalui Pembina OSIS akan terus mendampingi dan membimbing pengurus OSIS terpilih dalam pelaksanaan program kerjanya. Sehingga kegiatan OSIS di SMP Negeri 7 Kupang bisa berjalan baik dan membawa manfaat bagi sekolah dan terutama bagi para siswa.
Sementara Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum SMP Negeri 7 Kota Kupang, Jeny Tabelak, S.Pd mengatakan, pembelajaran di kelas juga membantu dan mendorong para siswa untuk berani tampil dan percaya diri menerima kepercayaan menjadi pemimpin. Salah satunya adalah melalui Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN), yang didalamnya diajarkan pula tentang bagaimana berdemokrasi.
“Jadi anak-anak tidak hanya di angan-angan saja, tetapi mereka harus tahu bahwa suatu saat mereka akan masuk pada momen demokrasi, sehingga pada saat itu mereka sudah tahu bagaimana memberikan suara mereka pada pesta demokrasi atau pemilu. Karena itu, proses pemungutan suara saat pemilihan Ketua OSIS yang digelar seperti di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu ini menjadi pengetahuan yang penting,” kata Jeny Tabelak.
Kepala SMP Negeri 7 Kota Kupang, Yani A. Boymau, S.Pd juga membenarkan hal tersebut. Menurut Yani A. Boymau, pemilihan Ketua OSOS dengan menerapkan pola pemungutan suara saat pemilu adalah salah satu wujud dari semangat kebangsaan, sebagai warga negara. Pendidikan politik penting bagi para siswa sebagai generasi bangsa, yang prakteknya dilaksanakan melalui proses pengkaderan di organisasi sekolah.
“Kegiatan hari ini kita kemas dalam bentuk pemungutan suara pemilihan umum ala demokrasi pancasila, sekaligus mengedukasi anak untuk berada dalam suasana pemilu. Sehingga ketika nanti dia menjadi pemilih pemula dalam pemilu, tidak menjadi hal yang terlalu baru lagi. Dan saya mengikuti semua proses pemilihan ketua OSIS ini mulai dari awal,” kata Yani A. Boymau.
Karena itu, Yani A. Boymau menyampaikan apresiasi kepada panitia pemilihan dan para guru yang terlibat, termasuk pada wakil kepala sekolah, atas terselenggaranya kegiatan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Periode 2026/2027 di SMP Negeri 7 Kota Kupang, yang berlangsung dengan bauk. Sehingga para siswa mendapat pengetahuan politik sejak dini sekaligus meminimalisir sikap-sikap apatis dalam kehidupan para siswa sebagai warga negara.
Sementara kepada pengurus baru Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Periode 2026/2027 di SMP Negeri 7 Kota Kupang yang terpilih, Yani A. Boymau selaku kepala sekolah, berharap bisa menjalankan tugas yang dipercayakan teman-temannya dan para guru dengan baik.
(*)










Komentar