TEROPONGNTT, KUPANG — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang menyelenggarakan seminar bertajuk Personal Branding Tenaga Kesehatan di Era Digital pada Jumat (27/3/2026).
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan apt. Barbara Azalya Sarifudin, S. Farm., M. Farm dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan hal penting yang menjadi bekal bagi para mahasiswa meningkatkan kualitas diri.
“Personal branding dalam era kekinian sangat penting bagi setiap individu terutama para mahasiswa kesehatan. Ini bekal yang baik untuk kalian dalam mempersiapkan diri terjun ke tengah masyarakat. Jadi ikutilah dengan penuh perhatian dan bertanyalah sebanyak mungkin apalagi pemateri dalam kegiatan ini sangat berkompeten dibidang ini”. Jelas dosen prodi Farmasi yang terkenal tegas ini.
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber kompeten di bidang kesehatan, yakni apt. Maria Philomena Erika Rengga, S.Farm., M.Farm-Klin, Imakulata Bete, S.Kep., Ners, serta Bd. Ummu Zakiah, S.ST., M.Keb.
Seminar ini dipandu oleh moderator Bdn. Maria Magdalena Mue Juwa, S.Tr.Keb., M.Keb, yang merupakan dosen Program Studi Sarjana Kebidanan Universitas Citra Bangsa Kupang .
apt. Maria Philomena Erika Rengga dikenal sebagai akademisi dan praktisi farmasi dengan pengalaman panjang di bidang farmasi klinis, pendidikan tinggi, serta aktif sebagai narasumber di berbagai forum ilmiah . Sementara itu, Imakulata Bete merupakan perawat profesional yang saat ini bertugas di Rumah Sakit Jiwa Naimata Kupang dan memiliki pengalaman luas di bidang kesehatan jiwa serta rehabilitasi psikososial .
Adapun Bd. Ummu Zakiah merupakan tenaga bidan sekaligus praktisi yang berkiprah di BKKBN Provinsi Nusa Tenggara Timur dan aktif dalam bidang kesehatan reproduksi serta keluarga berencana .
Seminar ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan dengan tujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya personal branding bagi tenaga kesehatan di era digital.
Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan bahwa personal branding merupakan citra diri yang terbentuk dari persepsi masyarakat terhadap kompetensi, pengalaman, serta cara tenaga kesehatan menampilkan dirinya, khususnya melalui media digital.
Di era saat ini, tenaga kesehatan tidak hanya berperan sebagai pemberi layanan, tetapi juga sebagai edukator yang mampu menyampaikan informasi kesehatan secara luas dan mudah dipahami.
Peserta juga dibekali dengan berbagai strategi membangun personal branding, seperti menjaga konsistensi, menampilkan keunikan diri, serta memastikan konten yang dibagikan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, pemanfaatan media sosial seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan Facebook menjadi salah satu sarana penting dalam menyebarluaskan edukasi kesehatan.
Tidak kalah penting, aspek etika dalam penggunaan media sosial turut menjadi sorotan dalam kegiatan ini. Tenaga kesehatan diingatkan untuk tetap menjaga kerahasiaan pasien, menyampaikan informasi berbasis ilmiah, serta menghindari konten yang melanggar kode etik profesi.
Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian dari upaya BEM FIKES UCB dalam mempersiapkan mahasiswa menjadi tenaga kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Kami berharap mahasiswa tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga mampu membangun citra profesional yang positif dan memberikan edukasi kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang dipandu oleh moderator, serta sharing pengalaman dari para narasumber yang memberikan inspirasi bagi mahasiswa untuk mulai membangun personal branding sejak dini.
(*)









Komentar