Nasional
Beranda » Berita » BBPP Kupang Gelar NAP4S Vol. 4, Perkuat Kapasitas SDM Pertanian, Bahas Teknik Penyusunan Bahan Ajar Pelatihan

BBPP Kupang Gelar NAP4S Vol. 4, Perkuat Kapasitas SDM Pertanian, Bahas Teknik Penyusunan Bahan Ajar Pelatihan

Kepala BBPP Kupang, Roby Darmawan

TEROPONGNTT, KUPANG — Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang kembali menggelar kegiatan Pembinaan P4S Online atau NAP4S (Volume 4) secara virtual via Zoom Meeting pada Kamis (24/09/2026).

Mengangkat tema “Teknik Penyusunan Bahan Ajar Pelatihan: Menyusun Bahan Ajar yang Efektif, Kreatif, dan Sesuai Kebutuhan Peserta”, kegiatan ini diikuti secara antusias oleh puluhan pengelola Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S), penyuluh pertanian, serta jejaring insan pertanian dari berbagai wilayah binaan.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam berbagai kesempatannya selalu menegaskan pentingnya penguatan SDM pertanian sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional.

“SDM pertanian yang berkualitas, adaptif, dan menguasai teknologi adalah kunci utama mewujudkan kedaulatan pangan. Lembaga pelatihan seperti P4S harus terus ditingkatkan kapasitasnya agar mampu menjadi pusat pembelajaran yang andal bagi para petani di lapangan,” tegas Mentan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas kelembagaan P4S menjadi fokus strategis kementerian.

Turnamen Sepak Bola Usman Husin Cup III 2026 Makin Menarik, Persab Pesta Gol 6-0, Putra Lailete Menang 3-0

“P4S merupakan mitra strategis pemerintah yang bersentuhan langsung dengan petani. Melalui pelatihan dan peningkatan kompetensi yang berkelanjutan, kita ingin memastikan para pengelola P4S dan penyuluh memiliki sarana serta bahan ajar yang relevan dan inovatif untuk menunjang transfer pengetahuan yang efektif,” ujar Arsanti.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BBPP Kupang, Roby Darmawan, Dalam sambutannya, Kepala Balai menekankan pentingnya peran bahan ajar dalam setiap program pelatihan.

“Bahan ajar adalah instrumen kunci dan panduan utama dalam proses pelatihan. Melalui NAP4S Vol. 4 ini, kami berharap para pengelola P4S dan penyuluh mampu menyusun materi ajar yang tidak hanya sistematis, tetapi juga kreatif serta menjawab kebutuhan nyata para petani binaan,” ungkap Roby.

Sesi pemaparan materi menghadirkan dua narasumber dari BBPP Kupang. Diawali dengan penyampaian Pengantar Materi oleh Eni Mulyanti salah satu Widyaiswara Madya BBPP Kupang, yang memberikan gambaran mendasar mengenai landasan dan inovasi dalam menyusun materi ajar sesuai.

Selanjutnya, pemaparan materi utama dibawakan oleh Rifki Ramadhan Widyaiswara Pertama BBPP Kupang yang membedah secara teknis langkah-langkah praktis merancang bahan ajar agar lebih efektif, menarik, dan aplikatif di lapangan dengan menggunakan metode AI.

Cegah Gesekan Antarpemuda, Komunitas Timor Oan 99 Serukan Kedamaian di Belu

Melalui penyelenggaraan Pembinaan P4S Online (NAP4S Vol. 4) ini, diharapkan para pengelola P4S, penyuluh, dan insan pertanian dapat meningkatkan kualitas serta profesionalisme dalam menyusun bahan ajar pelatihan.

Dengan ketersediaan bahan ajar yang efektif, kreatif, dan aplikatif, proses transfer teknologi serta inovasi pertanian di tingkat lapangan diharapkan dapat berjalan lebih optimal, sehingga mampu mendorong peningkatan kompetensi kelembagaan P4S dalam mencetak SDM pertanian yang unggul, mandiri, dan berdaya saing.

(*)

FF United Pesta Gol 8-1, Putra Tunggal Tundukkan Galaxy FC di Usman Husin Cup III 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement