TEROPONGNTT, KUPANG — Kedatangan tim Yunagi di Kupang pada Rabu 2 Juli 2025, membawa serta Mr. Ishi, seorang dermawan dari kota Akashi, Jepang. Beliau pecinta sepakbola dan memiliki klub sepakbola disabilitas di Jepang.
Mr. Ishi sebelumnya telah menyumbangkan 150 buah bola kaki kepada UCB untuk disebarkan kepada masyarakat yang suka bermain bola, namun tidak mampu membeli bola kaki. Hal ini menunjukkan kepedulian Mr. Ishi terhadap pengembangan olahraga sepakbola di Kupang.
Dari kota Akashi juga hadir seorang penyandang disabilitas bermana Kumey (18 tahun), yang hobby bermain sepak bola. Kehadiran Kumey memberikan inspirasi dan semangat inklusivitas dalam ajang ini.
“Saya senang sekali berada di Kupang. Ini kali pertama saya kesini dan rasanya tidak mau Kembali lagi ke Jepang” Ucap Kumey sambil tertawa.
Semangat persahabatan sangat terasa Ketika Mr. Ishi, Kumey dan alumni perawat UCB turut memperkuat tim SLB Kupang melawan tim gabungan siswa SD dan SMP Kristen Citra Bangsa Mandiri.
Setelah itu, pertandingan dilanjutkan antara tim mahasiswa UCB dan tim Bali United Kristal Kupang, menampilkan bakat-bakat muda dan semangat kompetisi yang sportif. Jalinan keakraban diperkuat ketika Mr. Ishi, Kumey dan Mr. Yamanaga memperkuat tim mahasiswa UCB.
Kedua kesebelasan bermain imbang 1:1. Bapak Ir. Benny Ndoenboey, Ketua Badan Pengurus Yayasan Citra Bina Insan Mandiri (CBIM), yang menaungi UCB, juga turut hadir memberikan dukungan penuh.
Direktur Eksekutif Yayasan CBIM, Dr. Semuel Littik, ketika dimintai keterangannya, menekankan pentingnya kolaborasi internasional semacam ini untuk kemajuan bersama, baik dari segi pendidikan, kebudayaan dan ekonomi.
“Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan di lapangan hijau, tetapi juga sebagai fondasi kuat bagi UCB dalam membangun kerja sama dan persahabatan jangka panjang, khususnya di bidang pendidikan, olahraga dan kesempatan kerja ke Jepang”. Jelas Littik.
(*)









Komentar