TEROPONGNTT, KUPANG — Kisah penganiayaan TKI-TKW asal NTT menggerakkan hati Ir. Abraham Paul Liyanto mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) Internasional di Kupang tahun 2005. BLK ini mendidik tenaga pembantu rumah tangga.
“Benar awalnya saya membuka BLK ini namun saya sadar, pola ini bukan untuk untuk tenaga kerja profesional. Oleh sebab itu, Tahun 2007 BLK kami bekukan, dan kami mendirikan Yayasan Citra Bina Insan Mandiri”. Jelas Paul Liyanto yang hingga hari ini masih sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan CBIM.
Tahun 2007, Yaysan CBIM mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Citra Husada Mandiri Kupang (CHMK) yang sejak 2019 telah bertransformasi menjadi UCB.
Kampus ini mendidik tenaga kesehatan strata satu bidang keperawatan, kebidanan dan farmasi. Beberapa alumni Stikes CHMK bekerja sebagai perawat di Australia, Jepang, Hongkong, Italia.
Idealisme, komitmen dan aksi membangun manusia NTT yang mandiri dan cerdas, itulah mimpi tulus seorang Abraham Paul Liyanto yang saat ini telah 4 periode sebagai Senator wilayah NTT.
Mimpi tersebut saat ini mulai terkristal menjadi kenyataan yang berdampak lebih luas dan besar. Moment kunjungan UCB ke Jepang 16 Juni – 22 Juni 2025 adalah bukti ekspansi Yayasan CBIM dan UCB dalam memandirikan Masyarakat NTT.
(*)









Komentar