Ekonomi
Beranda » Berita » Penerimaan Masyarakat Jadi Kunci, PLN UIP Nusra Perkuat Pendekatan Sosial dalam Pengembangan Geothermal di Flores

Penerimaan Masyarakat Jadi Kunci, PLN UIP Nusra Perkuat Pendekatan Sosial dalam Pengembangan Geothermal di Flores

TEROPONGNTT, RUTENG — Aspek sosial dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengembangan energi panas bumi (geothermal) di Pulau Flores. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan keterlibatan masyarakat disebut menjadi kunci agar proyek transisi energi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Social Expert PT Connusa, Dennis Goonting, mengatakan bahwa tim sosial memiliki peran untuk memastikan masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam setiap proses pembangunan proyek geothermal.

“Tugas kami adalah memastikan kepentingan masyarakat tetap terjaga. Proyek ini diharapkan tidak hanya menghadirkan energi bersih, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat,” ujar Dennis.

Menurut dia, pendekatan yang dilakukan selama ini mengutamakan dialog terbuka dan komunikasi yang intensif dengan masyarakat. Sosialisasi dan konsultasi publik dilakukan untuk membangun pemahaman bersama antara pengembang dan warga.

Ia mencontohkan pengalaman pengembangan geothermal di Mataloko. Pada tahap awal, sebagian masyarakat sempat menunjukkan penolakan, namun perlahan mulai menerima setelah tersedia ruang dialog yang lebih terbuka.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu Bongkar Cara Kerja Mafia Pangan: Bermain dari Data hingga Kuota Impor untuk Kuasai Pasar

“Ketika masyarakat mulai bersedia berdialog, muncul pemahaman bahwa kehadiran kami justru untuk memastikan kepentingan masyarakat tetap diperhatikan,” katanya.

Namun demikian, situasi berbeda ditemui dalam pengembangan geothermal di Ulumbu. Dennis mengakui masih terdapat kelompok masyarakat yang menolak dan belum bersedia terlibat dalam proses komunikasi.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena tanpa komunikasi dua arah, proses membangun pemahaman bersama tidak mudah dilakukan.

“Karena itu, pendekatan sosial harus terus dijalankan secara konsisten,” tegasnya.
Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa PLN terus mengedepankan pendekatan terbuka dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan proyek.

“Kami menyadari bahwa pembangunan tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan komunikasi yang baik dengan masyarakat, saling mendengar, dan saling memahami,” ujar Rizki.

Mentan Amran Pastikan Stok Beras Nasional Aman, Gudang Bulog Penuh, Stok 5,3 Juta Ton

Ia menambahkan, PLN ingin memastikan pengembangan geothermal di Flores mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah proyek.

“Harapannya, masyarakat dapat melihat bahwa proyek ini bukan sesuatu yang perlu ditakuti, melainkan peluang untuk tumbuh dan berkembang bersama,” tutupnya.

(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement