Nasional
Beranda » Berita » Langkah Maju! Melalui BBPP Kupang, Kementan Bekali Insan Pertanian Teknologi Drone

Langkah Maju! Melalui BBPP Kupang, Kementan Bekali Insan Pertanian Teknologi Drone

TEROPONGNTT, KUPANG — Dalam upaya mempercepat transformasi digital sektor pertanian, Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang menggelar pelatihan pengoperasian drone selama tiga hari berakhir Sabtu (11/4/2026).

Pelatihan diikuti 20 peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) BBPP Kupang, SMKPP Negeri Kupang, Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, serta petani yang tergabung dalam Brigade Pangan.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong modernisasi pertanian dan tata kelola lahan di Nusa Tenggara Timur.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan tanam dan peningkatan produktivitas padi di lahan cetak sawah, sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) pertanian berbasis teknologi.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, berharap program ini mampu memberikan dampak signifikan terhadap kemandirian pangan nasional. Ia menargetkan lahan sawah dapat menghasilkan dua hingga tiga kali panen dalam setahun.

Kesempatan Terakhir, Undana Perpanjang Masa Lapor Diri Mahasiswa Baru Jalur SNBP hingga 30 April

“Potensi alam yang subur serta ketersediaan air yang melimpah harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mempercepat terwujudnya swasembada pangan,” ujarnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM menjadi kunci dalam mendorong transformasi pertanian yang modern dan berkelanjutan.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital seperti drone mampu meningkatkan efektivitas kerja serta mempercepat pengambilan keputusan berbasis data.

Untuk memastikan kualitas pelatihan, BBPP Kupang menghadirkan instruktur dari Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) Serpong.

Peserta dibekali pemahaman teknologi smart farming, khususnya penggunaan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) untuk penebaran benih serta penyemprotan pupuk dan pestisida secara presisi.

Rapat Kerja Komisi IV DPR RI Bersama Menhut, Usman Husin Minta Edaran Kepala TNK Dipending, Juga Undang Menteri Kehutanan ke Gunung Mutis

Materi pelatihan mencakup teori dan praktik. Pada sesi teori, peserta mempelajari regulasi penerbangan drone, pengenalan perangkat, serta pengolahan data spasial.

Sementara pada praktik lapangan, peserta melakukan simulasi penerbangan, mulai dari teknik lepas landas, pendaratan, hingga navigasi otomatis untuk penyiraman dan penaburan benih.

Kepala BBPP Kupang, Roby Darmawan menegaskan, teknologi drone kini menjadi kebutuhan dalam sektor pertanian modern.

“Dengan drone, pengawasan lahan dapat dilakukan lebih akurat, dan dapat menghemat waktu dan biaya produksi secara signifikan,” ujarnya.

Keterlibatan Brigade Pangan diharapkan mampu menjadi motor penggerak ketahanan pangan nasional. Pemanfaatan drone memungkinkan proses pemupukan dan penyiraman yang sebelumnya memakan waktu berhari-hari kini dapat diselesaikan dalam hitungan jam dengan hasil yang lebih merata.

PLN UIP Nusra Mulai Tahap Uji Tanah, Pembangunan Jalan Akses PLTP Ulumbu Unit 5-6 Resmi Berjalan

Pelatihan ini menargetkan peningkatan kapasitas SDM, optimalisasi pengelolaan lahan, serta efisiensi penggunaan air dan bahan kimia dalam kegiatan pertanian.

(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement