Ekonomi
Beranda » Berita » Desember 2025, Inflasi Year on Year (y-on-y) di NTT sebesar 2,39 Persen, Tertinggi di Waingapu Sebesar 3,09 Persen

Desember 2025, Inflasi Year on Year (y-on-y) di NTT sebesar 2,39 Persen, Tertinggi di Waingapu Sebesar 3,09 Persen

Indeks Harga Konsumen NTT

TEROPONGNTT, KUPANG — Pada Desember 2025 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar 2,39 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,94.

Inflasi tertinggi terjadi di Waingapu sebesar 3,09 persen dengan IHK sebesar 109,93 dan Inflasi terendah terjadi di Maumere sebesar 0,38 persen dengan IHK sebesar 109,62.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Matamira B Kale, melalui press release-nya pada Selasa (6/1/2026)  

Dijelaskan Matamira, inflasi y-on-y Desember 2025 terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya 10 dari 11 indeks kelompok pengeluaran.

Sepuluh kelompok pengeluaran tersebut yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,80 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,20 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,07 persen;

Agustus 2026, di Provinsi Nusa Tenggara Timur terjadi Inflasi Year on Year (y-on-y) sebesar 2,59 persen, Tertinggi di Waingapu

kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,26 persen; kelompok kesehatan sebesar 1,66 persen; kelompok transportasi sebesar 1,25 persen; kelompok rekreasi,olahraga dan budaya sebesar 0,31 persen;

kelompok pendidikan sebesar 1,31 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,35 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 16,66 persen.

Sementara, kelompok yang mengalami penurunan indeks harga, yaitu: kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,63 persen pada Desember 2025.

Provinsi Nusa Tenggara Timur mengalami inflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,81 persen pada Desember 2025. Dan terjadi inflasi year-to-date (y-to-d) sebesar 2,39 persen pada Desember 2025

(*)

Mentan Amran Dapat Dukungan Komnas HAM dan PPM LVRI dalam Pemberantasan Mafia Pangan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement