Nasional
Beranda » Berita » BBPP Kementan Gelar IHT Daring Bersama Ahli, Tingkatkan Kompetensi Pengadaan di Masa WFH

BBPP Kementan Gelar IHT Daring Bersama Ahli, Tingkatkan Kompetensi Pengadaan di Masa WFH

TEROPONGNTT, KUPANG — Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang terus berkomitmen meningkatkan kapasitas pegawainya meskipun di tengah kebijakan Work From Home (WFH). Hal ini dibuktikan dengan penyelenggaraan In-House Training (IHT) mengenai Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah yang dilaksanakan secara daring melalui platform pertemuan virtual jumat 8/5/2026.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam berbagai kesempatan menekankan bahwa aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Pertanian harus memiliki integritas tinggi dan kecepatan dalam bekerja.

“Pengadaan barang dan jasa yang transparan dan akuntabel adalah kunci agar program-program strategis pertanian dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat tanpa hambatan administratif,” tegasnya.

Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Ida Widi Arsanti dalam beberapa kesempatan menyatakan bahwa pengembangan SDM tidak boleh berhenti dalam kondisi apa pun.

” BPPSDMP ingin menciptakan SDM yang profesional, mandiri, dan modern. Penguasaan terhadap aturan pengadaan barang dan jasa akan memastikan serapan anggaran berjalan maksimal dan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Ida Widi Arsanti.

Anggota DPR RI Usman Husin Jadi Satu-Satunya Wakil Rakyat Yang Rutin Bertemu Masyarakat, Kali Ini Bertemu Warga Desa Oebatu di Rote Barat Daya

Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli, Bayu Ariawan Selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPP Kupang yang memaparkan materi komprehensif mengenai regulasi terbaru, tata cara pemilihan penyedia, hingga strategi mitigasi risiko dalam proses pengadaan.

In-House Training (IHT) ini diikuti oleh jajaran pejabat pembuat komitmen, panitia pengadaan, serta staf administrasi di lingkungan BBPP Kupang.

Dalam paparannya, Bayu Aryawan menekankan pentingnya pemahaman regulasi yang dinamis di sektor pengadaan barang dan jasa, terutama dalam menjaga akuntabilitas dan efisiensi anggaran negara.

“Proses pengadaan adalah jantung dari pelaksanaan program kerja. Meski dilakukan dalam situasi pembatasan fisik atau WFH, prinsip transparan, terbuka, dan bersaing harus tetap menjadi landasan utama bagi setiap insan pengadaan,” ujar Bayu.

Pelaksanaan IHT secara daring ini merupakan bagian dari upaya transformasi digital dalam pengembangan SDM. Walaupun peserta mengikuti kegiatan dari kediaman masing-masing, antusiasme terlihat dari sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai kendala teknis di lapangan.

Melalui “Satu Langkah Seribu Harapan” MSM Salurkan Sepatu dan Perlengkapan Sekolah bagi Ratusan Siswa SD di Sumba Timur

Ketua Tim Kerja Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) BBPP Kupang Sitti Aminah Daiman selaku inisiator kegiatan menyampaikan bahwa pelaksanaan IHT secara daring ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pengembangan kompetensi pegawai tidak terhenti oleh situasi WFH. Transformasi digital dalam pelatihan memungkinkan transfer pengetahuan tetap berjalan efektif dan interaktif.

Melalui inisiasi ini, Tim Kerja PSDM berharap seluruh personel yang terlibat dalam proses pengadaan dapat menjalankan tugasnya dengan lebih profesional, sesuai dengan koridor hukum yang berlaku, serta mampu mempercepat realisasi anggaran belanja secara tepat guna dan tepat sasaran.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab terhadap materi yang telah disampaikan, guna memastikan output pelatihan dapat langsung diimplementasikan dalam tugas.

(*)

118 Badan Eksekutif Mahasiswa Bertemu Mentan Amran, Berdialog Tentang Program Prioritas Pemerintah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement