TEROPONGNTT, KUPANG — Pemerintah Kota Kupang menggelar Karnaval Budaya di Bundaran Tirosa pada Sabtu 25 April 2026, sebagai bagian dari kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-30) Kota Kupang. Lebih dari 50 komunitas dan etnis budaya ikut ambil bagian dalam karnaval budaya ini.
Pegelaran Karnaval Budaya juga dimeriahkan dengan panggung live music, serta stan-stan UMKM di sekitar lokasi kegiatan. Ribuan warga Kota Kupang dan sekitarnya memadati lokasi untuk menyaksikan langsung parade budaya yang ditampilkan dengan busana adat masing-masing, bukan hanya budaya adat Tirosa, tetapi juga berasal dari berbagai suku di wilayan Provinsi NTT dan Indonesia pada umumnya.
Parade Karnaval Budaya diawali dengan penampilan tarian caci dari budaya adat Manggarai-Flores, dan diikuti dengan parade budaya dari daerah lainnya seperti dari Pulau Timor, Rote dan Sabu, pulau Sumba, Pulau Flores dan Alor, serta dari daerah lainnya seperti budaya Toraja, budaya Jawa, budaya Bali, Makasar, Ambon dan lainnya.
Pegelaran Karnaval Budaya mdibuka langsung oleh Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo bersama Wakil Wali Kota Serena Cosgrova Francis. Juga tampak hadir para anggota Forkompinda, seperti Ketua DPRD Kota Kupang Richard Odja, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kupang, Kajari Kupang, Kapolres Kupang Kota serta unsur Forkopimda lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang dr Christian Widodo menegaskan bahwa perayaan ini bukan sekadar hiburan, melainkan simbol identitas Kota Kupang yang kaya akan keberagaman. Kota Kupang merupakan miniatur Indonesia dan Nusa Tenggara Timur, di mana berbagai suku, agama, dan budaya hidup berdampingan secara damai.
“Perayaan HUT ke-30 Kota Kupang bukan hanya bersifat seremoni, tetapi merupakan wujud syukur kita atas perjalanan panjang penuh pengorbanan dan kebersamaan. Kita berharap kedepannya, Kota Kupang makin baik dan Sejahtera,” Christian Widodo.
Dikatakan Christian Widodo, pegelaran Karnaval Budaya dalam rangka peringatan HUT Kota Kupang merupakan yang pertama kalinya terjadi. Karnaval ini menjadi simbol kuat persatuan sekaligus tonggak awal tradisi baru yang akan dijadikan agenda tahunan.
Dengan semangat kebersamaan, Karnaval Budaya HUT ke-30 Kota Kupang menjadi momentum penting untuk meneguhkan identitas kota sebagai pusat harmoni dalam keberagaman.
(*)









Komentar