TEROPONGNTT, KUPANG – Sebuah video berisi pernyataan terbuka warga Desa Patau, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang kepada Presiden RI Prabowo Subianto, viral di media sosial dan grup whatsapp (WA). Dalam video berdurasi 40 detik tersebut, warga Desa Patau menyebut, sejak Indonesia Merdeka hingga saat ini mereka belum mendapatkan perhatian dalam layanan Listrik, air bersih dan akses jalan raya.
“Kami masyarakat Desa Patau, Dusun V, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, sejak Indonesia Merdeka sampai saat ini, Kami belum pernah tersentuh dengan Listrik, air dan jalan. Kami berharap kepada Presiden, Bapak Prabowo, untuk memperhatikan kami, karena kami juga adalah warga Indonesia,” demikian bunyi pernyataan terbuka warga tersebut.
Pernyataan terbuka warga Desa Patau ini mendapat respons dari Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Usman Husin. Kakak kandung dari Mantan Menteri Perindustrian RI Saleh Husin ini pun mendesak Dirut PT PLN (Persero) dan General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIW NTT, untuk segera merespon dan menindaklanjuti dengan Upaya perluasan jaringan Listrik ke wilayah Desa Patau.
Begitu pula terkait layanan air bersih dan akses jalan, terutama ke wilayah Dusun V Desa Patau, Anggota DPR RI Usman Husin mendesak agar pemerintah daerah, dapat segera merespon keluhan dan permintaan warga tersebut. Tidak harus menunggu perintah dari pemerintah pusat.
“Sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, saya mendesak PLN UIW NTT dan juga Dirut PT PLN (Persero) agar segera merespon dan membuka layanan Listrik ke Desa Patau di Kabupaten Kupang. Begitu pula dengan desa-desa lain yang belum tersentuh layanan Listrik PLN supaya segera diperluas layanan listriknya. Karena ternyata masih benyak wilayah di NTT yang belum terlayani listrik,” kata Usman Husin.
Usman Husin meminta PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) NTT lebih serius lagi dalam memberi pelayanan Listrik kepada masyarakat. Karena layanan listrik serta akses jalan dan air bersih juga berpengaruh pada pengembangan usaha, peningkatan ekonomi dan kesehatan keluarga dari masyarakat.
(*)









Komentar