TEROPONGNTT, KUPANG – Setelah sukses menggelar Lomba Paduan Suara Antar Pelajar SD/MI dan SMP/MTs Se-Kota Kupang pada April 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Kupang kini kembali Bersiap untuk menggelar Festival Lomba Seni Tarian Daerah NTT Antar Sekolah Se-Kota Kupang Tahun 2026. Pendaftaran peserta Festival Lomba Seni Tarian Daerah NTT Antar Sekolah Se-Kota Kupang bahkan telah dibuka sejak April 2026.
Hal ini dijelaskan Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Kupang, Serlin Marlis Tiro, S.STP, MM saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa, 2 Juni 2026. Menurut Serlin Marlis Tiro, Lomba Paduan Suara Antar pelajar dan Festival Lomba Seni Tarian Daerah NTT antar Sekolah merupakan program tahunan Pemkot Kupang yang digelar melalui Dinas P dan K Kota Kupang.
“Kalau Lomba Paduan Suara Antar Pelajar SD/MI dan SMP/MTs Se-Kota Kupang kita gelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-140 Kota Kupang Tahun 2026 dan Hari Jadi Kota Kupang sebagai Daerah Otonom Ke-30. Sementara Festival Lomba Seni Tarian Daerah NTT antar Sekolah se-Kota Kupang rencananya akan digelar pada bulan Juli mendatang,” kata Serlin Marlis Tiro.
Technical meeting untuk pelaksanaan Festival Lomba Seni Tarian Daerah NTT Antar Sekolah Se-Kota Kupang, jelas Serlin Marlis Tiro, akan dilaksanakan pada bulan Juni 2026 ini, setelah pendaftaran peserta selesai atau ditutup. Dengan harapan semua sekolah baik SMP/MI maupun SMP/MTs bisa mengambil bagian dalam kegiatan Festival Lomba Seni Tarian Daerah NTT tersebut.
Ditambahkan Serlin Marlis Tiro, Lomba Paduan Suara dan Lomba Seni Tarian Daerah menjadi ruang kompetisi dan terarah bagi para pelajar atau siswa sekolah, yang bermanfaat bagi pembentukan karakter, kreatifitas dan pelestarian budaya lokal. Sehingga para pelajar sebagai generasi muda tidak lupa akan kebudayaan daerah yang menjadi warisan para leluhur.
Upaya ini, kata Serlin Marlis Tiro, juga merupakan bagian dari pembangunan sumber daya manusia (SDM) berkualitas demi kemajuan masyarakat Kota Kupang. Sekaligus menjawab aspirasi masyarakat soal pentingnya ruang bagi upaya membangun kreatifitas, pembentukan karakter dan pelestarian kebudayaan local bagi anak-anak sebagai generasi bangsa.
“Kita juga berharap ada kegiatan-kegiatan kretifitas dan lomba-lomba di berbagai tingkatan termasuk di tingkat sekolah, kelurahan, lingkungan dan lainnya. Sehingga makin banyak kesempatan bagi anak-anak untuk mengekspresikan kemampuan dirinya,” kata Serlin Marlis Tiro.
(*)









Komentar