TEROPONGNGTT, BA’A — Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi PKB Usman Husin bersama Tim Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melakukan kunjungan ke Pulau Ndana di Kabupaten Rote Ndao pada Minggu 26 April 2026. Kunjungan ke Pulau terselatan NKRI ini untuk melihat kondisi terkini Pulau Ndana dan potensi alam yang masih bisa dikembangkan di pulau tersebut.
Kunjungan Anggota DPR RI Usman Husin bersama Tim Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Pulau Ndana ini dilakukan sebelum kunjungan kerja ke kawasan Taman Nasional Mutis Timau di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), untuk berdialog dengan masyarakat adat setempat.
Kehadiran Tim Kemenhut ke Pulau Ndana dan ke kawasan Taman Nasional Mutis Timau ini merupakan bagian dari tanggapan Menteri Kehutanan (Menhut) RI, Raja Juli Antoni terhadap undangan Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB Usman Husin, yang disampaikan sebelumnya dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI bersama Menteri Kehutanan (Menhut) RI, Raja Juli Antoni dan jajaran, Selasa 14 April 2026 lalu.
Tim Kemenhut yang turun ke Pulau Ndana bersama Anggota DPR RI Usman Husin, diantaranya; Prof Setyawan Pudyatmoko (Dirjen KSDAE), Ammy Nurwati (Direktur Perencanaan Konservasi Ditjen KSDAE), dan Kepala BBKSDA Provinsi NTT. Turut dalam kunjungan ke Pulau Ndana yakni Kapolres Rote Ndao, Sekda Kabupaten Rote Ndao. Kehadiran mereka diterima Komandan Pos Pengamanan Pulau Terluar, dan Komandan Pos TNI AL Pulau Ndana.
Sementara Tim Kemenhut yang akan melakukan kunjunga ke kawasan Taman Nasional Mutis Timau di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) bersama Anggota DPR RI Usman Husin terdiri dari; Dirjen KSDAE Prof Setyawan Pudyatmoko, Direktur Perencanaan Konservasi Ditjen KSDAE Ammy Nurwati, Kepala BBKSDA Provinsi NTT, Kepala Balai TN Komodo, Kepala Balai TN Kelimutu, Kepala Balai TN Matalawa, Kepala Balai PDASRH Kupang, Kepala Balai PKH Kupang, Kepala Balai PS Kupang, dan Kepala Balai P2SDM Kupang.
Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi PKB Usman Husin yang dikonfirmasi melalui pesan whatsapp (WA) pada Minggu 26 April 2026, membenarkan hal tersebut. Menurut Usman Husin, kunjungan ke kedua lokasi ini sangat penting untuk menjawabi kebutuhan dan keluhan masyarakat.
“Hari ini kunjungan ke Pulau Ndana, esok harinya baru ke Gunung Mutis di Kabupaten TTS. Kalau kunjungan ke Pulau Ndana adalah untuk melihat kondisi pulau tersebut, untuk memastikan tanaman apa dan potensi lain apa yang bisa dikembangkan di pulau terselatan NKRI tersebut,” kata Usman Husin.
Sementara kunjungan ke Gunung Mutis untuk melihat langsung kondisi alam di kawasan taman nasional tersebut dan sekaligus berdialog dengan masyarakat adat setempat. Sehingga Kemenhut bisa mendengar langsung suara masyaraat ada setempat.
(*)









Komentar