TEROPONGNTT, OELAMASI — Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB, Usman Husin menggelar kegiatan Sosialiasi Empat Pilar MPR RI Daerah Pemilihan Tahap II Tahun 2026 di wilayah Kabupaten Kupang pada Senin 9 Februari 2026. Sosialiasi Empat Pilar MPR RI merupakan kelanjutan dari Sosialiasi Empat Pilar MPR RI Daerah Pemilihan Tahap I Tahun 2026 yang dilaksanakan di wilayah Kota Kupang pada Senin 5 Februari 2026.
Sesuai tujuannya, Sosialiasi Empat Pilar MPR RI oleh Anggota DPR RI Usman Husin ini mengangkat tema, “Upaya Penguatan Krakter Kebangsaan Dalam Implementasi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara”. Empat Pilar MPR RI yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, sebagai fondasi utama yang harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam sosialisasinya, Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB, Usman Husin, menegaskan tentang pentingnya penguatan krakter kebangsaan bagi setiap warga negara di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi. Generasi muda sebagai generasi penerus bangsa, perlu diperkuat dengan pemahaman kebangsaan agar tidak kehilangan jati diri.
“Empat Pilar bukan hanya konsep, melainkan pedoman hidup yang harus kita tegakkan bersama sebagai anak Bangsa. Dengan meneguhkan nilai-nilai kebangsaan, kita menjaga persatuan, memperkuat demokrasi, dan menumbuhkan semangat gotong royong,” kata Usman Husin.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini, kata Usman Husin, bukan sekadar formalitas, melainkan upaya nyata untuk menjaga semangat kebangsaan dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat. Dan hal ini selalu ia tegaskan dalam setiap kegiatan sosialisasi empat pilar MPR RI di wilayah manapun di bumi Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan sosialsiasi ini, tambah usman Husin, juga menjadi ruang refleksi bagi masyarakat NTT, termasuk warga Kabupaten Kupang, untuk memperkokoh komitmen kebangsaan, sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam menjaga keutuhan bangsa.
“Tatanan kehidupan kita harus sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. Kita wajib merawat keberagaman bangsa, saling menerima perbedaan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan yang telah diwariskan oleh para leluhur,” ujar Usman Husin
Ia juga menekankan pentingnya generasi muda memahami dan mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, agar tidak mudah terpengaruh oleh ideologi yang bertentangan dengan semangat nasionalisme.
Usman Husin berharap sosialisasi ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa persatuan dan kebersamaan adalah kunci menghadapi tantangan zaman.
(*)









Komentar