TEROPONGNTT, KUPANG — Kemeriahan Pesta Pelindung Stasi St. Fransiskus Xaverius Naimata Tahun 2026 resmi dimulai pada Minggu 27 September 2026. Kegiatan pertama yang digelar adalah Lomba Kuis Kitab Suci bagi Anak-Anak Sekami.
Untuk diketahui Serikat Kepausan Anak dan Remaja Misioner (Sekami) adalah gerakan anak-anak dan remaja Katolik yang didirikan untuk membangun semangat misioner sejak dini, yakni cinta kepada Yesus dan peduli pada sesama, baik secara spiritual maupun material.
Anak-anak Sekami yang menjadi peserta Lomba Kuis Kitab Suci ini, berasal dari setiap Kelompok Umat Basis (KUB) dalam wilayah Stasi St. Fransiskus Xaverius Naimata. Para peserta tampil dengan penuh semangat dan siap bersaing untuk menjadi juara.
Frater Domi dan Frater Jansen dari Seminari Tinggi St. Mikael Penfui, dipercaya menjadi juri dalam lomba kuis kitab suci ini. Bahkan, Co. Pastor RD. Fransiskus Atamau, langsung mengambil alih posisi sebagai pencatat perolehan nilai pada lomba kuis kitab suci tersebut.
Kehadiran Frater Domi dan Frater Jansen sebagai juri dan Co. Pastor RD. Fransiskus Atamau sebagai pencatat perolehan nilai ini, membuat anak-anak Sekami sebagai peserta Lomba Kuis Kitab Suci menjadi makin bersemangat. Apalagi, mereka juga mendapat dukungan dari pembimbing dan orang tua masing-masing di bangku penonton.
Lomba Kitab Suci dalam rangka memeriahkan Pesta Pelindung Stasi St. Fransiskus Xaverius Naimata Tahun 2026 digelar di aula Stasi tersebut dan dibuka Co. Pastor RD. Fransiskus Atamau. Turut hadir Ketua Dewan Pimpinan Stasi (DPS) St. Fransiskus Xaverius Naimata, Domi Ancis dan pengurus DPS lainnya.
Dalam sambutannya, Romo Fransiskus Atamau mengingatkan seluruh umat termasuk anak-anak Sekami, tentang pentingnya membaca kitap suci. Apalagi bulan September sudah ditetapkan gereja sebagai bulan kitab suci nasional (BKSN).
“Setiap umat harus rajin membaca kitab suci, paling tidak selama 5 menit setiap hari, sehingga bisa memahami sabda Tuhan, dan mengaplikasikan dalam hidup. Kalau tidak membaca kitab suci, bagaimana kitab isa mengerti apa yang Tuhan ingin kita lakukan dalam hidup?,” kata Romo Fransiskus Atamau.
Romo Fransiskus Atamau juga mengatakan, peringatan Pesta Pelindung Stasi St Fransiskus Xaverius Naimata memang rutin dirayakan setiap tahun dengan berbagai kegiatan. KUB yang dipercayakan menjadi panitia pesta pelindung stasi pun berganti-ganti dan kali ini panitia pesta pelindung stasi dipercayakan kepada KUB Rosa Mistika.
Karena itu, Romo Fransiskus Atamau menyampaikan ucapan terima kasih kepada KUB Rosa Mistika atas terselenggaranya Lomba Kuis Kitab Suci dalam rangka kemeriahan Pesta Pelindung Stasi St Fransiskus Xaverius Naimata. Dengan harapan, kegiatan-kegiatan berikutnya bisa berjalan dengan baik hingga pada acara puncak Pesta Pelindung Stasi tersebut di Bulan November 2026 nanti.
Selain itu, Romo Fransiskus Atamau mengucapkan selama bertarung kepada para peserta lomba kuis kitab suci. Dengan pesan, jangan hanya mengejar juara untuk mendapatkan hadiah, tetapi juga berjuang untuk mengejar mahkota di Surga kelak.
Sementara Ketua Dewan Pimpinan Stasi (DPS) St. Fransiskus Xaverius Naimata, Domi Ancis menyampaikan selamat atas terselenggaranya lomba kuis kitab suci dalam rangka Pesta Pelindung Stasi St Fransiskus Xaverius Naimata. Pesta pelindung stasi memang digelar secara meriah sejak empat tahun terakhir.
Namun demikian, Domi Ancis mengingatkan tiga hal bagi seluruh umat di Stasi St Fransiskus Xaverius Naimata. Ketiga hal tersebut yakni, memperkuat solidaritas umat, mendaftarkan diri menjadi anggota KUB bagi umat baru, dan ikut berpartisipasi dalam setiap kegiatan gereja. Dengan demikian setiap kita menjadi siap diutus untuk mewartawan kasih Tuhan kepada semua orang yang kita temui.
(*)









Komentar