Kesehatan
Beranda » Berita » PAMI NTT Gelar Kampanye Kesehatan tentang Hantavirus di Car Free Day

PAMI NTT Gelar Kampanye Kesehatan tentang Hantavirus di Car Free Day

TEROPONGNTT, KUPANG — Departemen Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) PAMI NTT melaksanakan kampanye kesehatan bertema “Hantavirus” di area Car Free Day (CFD), Sabtu (16/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi dan promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai Hantavirus serta langkah-langkah pencegahannya.

Kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WITA dan melibatkan jajaran badan pengurus serta anggota PAMI. Dalam pelaksanaannya, tim kampanye berinteraksi langsung dengan masyarakat yang berada di area CFD untuk menyampaikan informasi kesehatan secara sederhana dan mudah dipahami.

Untuk mendukung penyampaian informasi, tim kampanye membagikan leaflet edukatif serta menggunakan poster kampanye sebagai media edukasi. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan Hantavirus, cara penularan, gejala yang dapat muncul, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hantavirus merupakan salah satu penyakit zoonosis yang dapat ditularkan dari hewan kepada manusia. Oleh karena itu, melalui kampanye tersebut, masyarakat diajak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap faktor risiko penularan, khususnya dengan menjaga kebersihan lingkungan dan sanitasi serta menghindari kontak dengan hewan pengerat yang berpotensi menjadi sumber penularan.

Antusiasme masyarakat selama kegiatan berlangsung turut mendukung pelaksanaan kampanye. Interaksi langsung antara tim PAMI dan masyarakat diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperluas penyebaran informasi kesehatan sekaligus mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

PAMI NTT Gelar Bakti Sosial dan Serahkan Donasi kepada Panti Asuhan Guardian Holy Angel

Melalui kegiatan ini, Departemen P2M PAMI NTT berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam kegiatan edukasi dan promosi kesehatan di masyarakat. Kampanye kesehatan mengenai Hantavirus diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit zoonosis dan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan.

(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement