Ekonomi
Beranda » Berita » 8.000 Ekor Benih Ikan Lele Bantuan Pemerintah di Kesetnana TTS Mati, Anggota DPR RI Usman Husin Minta Dirjen Perikanan Budidaya Segera Ganti

8.000 Ekor Benih Ikan Lele Bantuan Pemerintah di Kesetnana TTS Mati, Anggota DPR RI Usman Husin Minta Dirjen Perikanan Budidaya Segera Ganti

Benih ikan lele yang mati di Desa Kesetnana TTS

TEROPONGNTT, SOE – Sebanyak 8.000 ekor benih ikan lele bantuan pemerintah pusat yang disalurkan melalui Aspirasi Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Usman Husin kepada empat kelompok budidaya ikan air tawar di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dilaporkan mati. Usman Husin pun mendesak pihak Dirjen Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan (DKP) RI dan pihak penyedia benih ikan untuk menggantinya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, bantuan benih ikan lele yang bagikan kepada kelompok budidaya ikan air tawar di Desa Kesetnana ini berasal dari dua tempat, yakni dari pusat pembenihan ikan lele Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) di Kefamenanu, kabupaten tetangga dari Timor Tengah Selatan (TTS), dan ada jenis ikan lele sangkuriang yang dikirim langsung dari Pulau Jawa.

Kepala Desa Kesetnana, Petrus P.S Liu, S.IP yang dihubungi pertelepon pada Sabtu (17/1/2026), membenarkan banyaknya benih ikan lele yang mati tersebut. Benih ikan lele tersebut merupakan benih ikan lele bantuan pemerintah pusat yang disalurkan melalui Aspirasi Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Usman Husin.

Namun kata Petrus P.S Liu, pihaknya belum bisa memastikan penyebab matinya 8.000 ekor benih ikan lele tersebut. Dirinya, baik sebagai kepala desa maupun sebagai Pembina Kelompok Budidaya Ikan Air Tawar di Desa Kesetnana, harus menemui ketua dan para anggota kelompok budidaya ikan air tawar terlebih dahulu untuk bertanya penyebab banyaknya bibit ikan lele tersebut mati.

“Saat ini saya masih sakit, tapi saya akan segera menemui ketua dan anggota kelompok budidaya ikan air tawar untuk menanyakan penyebabnya. Yang pasti saat ini sekitar 8.000 ekor benih ikan air tawar yang mati,” kata Petrus P.S Liu

Semangat Pancasila dalam Pembangunan, Rizki Aftarianto Serahkan Estafet Kepemimpinan PLN UIP Nusra kepada RDW Manurung

Menurutnya, di Desa Kesetnana ada empat kelompok budidaya ikan air tawar yang menerima bantuan benih ikan lele tersebut. Sebagian ikan lele mereka mati dan jumlah keseluruhan dari keempat kelompok budidaya tersebut mencapai sebanyak 8.000 ekor benih ikan lele yang mati. Bantuan ikan lele tersebut diterima pada Desember 2025 lalu.

“Kami minta supaya benih ikan lele yang mati ini diganti dengan benih ikan lele yang baru, yang usianya sama dan sudah cukup kuat untuk disalurkan ke kelompok budidaya ikan air tawar. Kalau benih ikannya terlalu muda dan belum cukup kuat biasanya tidak mampu bertahan saat sampai ke kelompok budidaya,” kata Petrus P.S Liu.

Terkait hal ini, Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Usman Husin, mendesak Dirjen Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan (DKP) RI agar segera mengganti benih ikan lele yang mati dengan benih ikan lele yang baru dan berkualitas. Sehingga petani budidaya ikan air tawar tidak dirugikan.

“Saya minta Dirjen Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan (DKP) RI agar mengganti dengan benih ikan lele jenis sangkuriang dari Pulau Jawa karena sesuai laporan yang saya terima, benih ikan lele yang mati adalah benih ikan lele yang berasal dari pusat pembenihan ikan lele Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten TTU di Kefamenanu. Jadi sebaiknya diganti dengan benih ikan lele jenis sangkuriang saja,” kata Usman Husin.

Menurut Usman Husin, ikan lele jenis sangkuriang lebih mampu bertahan sehingga tidak mudah mati ketika berada di tangan kelompok budidaya. Karena itu sebaiknya ikan lele jenis sangkuriang yang nantinya diganti oleh Dirjen Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan (DKP) RI ataupun pihak penyedia benih seperti pusat benih ikan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten TTU dan lainnya.

Digelar 2 Juli, HUS Kuda Usman Husin Cup 2026 Dimeriahkan 500 Peserta, Atraksi Budaya Berkuda Masyarakat Kabupaten Rote Ndao

(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement